Tampilkan postingan dengan label Template. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Template. Tampilkan semua postingan
29 Jan 2020

Siempre: Template Blogger Ringan Tanpa jQuery

29 Jan 2020  Iskandar Dzulkarnain  8 komentar
Lama sekali saya tidak membuat template Blogger. Seingat saya terakhir kali saya merilis template Blogger tahun 2015 lalu, kamu bisa lihat tulisannya di sini. Tahun 2019 akhir, tepatnya Oktober 2019 kemarin, saya kangen dengan aktivitas membuat template Blogger lagi. Di tengah aktivitas lain yang cukup padat, saya menyempatkan untuk membuat template Blogger di sela waktu senggang saya. Alhamdulillah, Januari 2020 ini saya bisa merilisnya. Saya beri nama template tersebut dengan nama "Siempre".


Di Balik Nama Siempre

Siempre diambil dari bahasa Spanyol, kalau diartikan di Bahasa Indonesia artinya "Selalu". Kamu bisa mengeceknya langsung dengan Google Translate.


Mengapa saya memilih nama Siempre? Sebenarnya, nama Siempre ini terbesit dari salah satu film Telenovela anak-anak zaman saya kecil dulu. Jika kamu anak yang lahir di tahun 90-an dan sekitarnya, pasti tahu film Telenovela yang saya maksud.

Selain itu, saya memilih nama Siempre ini adalah berdasarkan keinginan agar template ini menjadi batu bata pertama saya dalam membuat template Blogger lain berikutnya. Semacam dibuat sebagai "template" dasar dalam arti sesungguhnya. Kedepannya saya juga ingin membuat banyak template lagi dan syukur-syukur bisa membuat direktori template Blogger sendiri. Semoga saja terwujud. Amin.

Siempre, Template Blogger yang Responsive

Zaman sekarang sih sepertinya tidak ada yang tidak responsive. Kecuali memang bloggernya sendiri yang tidak ingin mengubah template blognya. Seperti blog Iskael ini yang belum responsive. Hehe.

Template Siempre ini saya desain sudah mendukung fitur responsive. Kamu bisa melihat tampilan Siempre di beberapa ukuran di bawah ini.

Tampilan 1

Tampilan 2

Tampilan 3

Tampilan responsive ini sangat penting di tahun 2020 ini. Pasalnya lebih dari 50% pengguna menggunakan smartphone saat mengunjungi website. Bahkan ada blogger yang pernah bercerita bahwa 90% pengunjungnya adalah pengguna smartphone. Jadi sudah semacam kewajiban sebuah template blog itu harus responsive.

Siempre, Template Blogger Ringan dan Tanpa jQuery

Sebenarnya ini semacam men-challenge diri saya sendiri, menulis kode tanpa jQuery. Sekarang ini banyak sekali developer web yang meninggalkan jQuery. Jadi ya menulis dengan JavaScript vanila. Melelahkan memang, tapi performanya jauh lebih bagus. Oh ya, untuk menambah animasi, saya menggunakan anime.js yang ukurannya cuma 17 KB saja.

Kamu bisa melihat sendiri di bawah ini skor GTmetrix yang didapatkan. Bagaimana? Keren bukan?


Karena saya ingin memastikan apakah skor tersebut sungguhan, saya menerapkan template Siempre ini ke salah satu blog saya yang lain yaitu www.sesukamu.com. Hasilnya tidak beda jauh.

Setelah diimplementasikan di Sesukamu.com

Selain itu, skor Google PageSpeed Insight-nya juga cukup mengagumkan. Berikut ini skor mobile dan desktop-nya.

Skor Mobile


Skor Desktop


Mendukung Theme Designer

Di template Siempre ini juga saya tambahkan fitur untuk mendukung Theme Designer milik Blogger. Hanya saja, cuma warna saja yang bisa diganti.


Sempat saya tambahkan pilihan bisa mengubah font, namun hasilnya malah kacau. Efeknya bagi orang yang tidak punya jiwa seni, akan menjadikan template ini terlihat "cokorapas" (wagu, tidak enak dipandang).

Apakah Template Blogger Siempre ini GRATIS?

Ya, tentu saja GRATIS. Kamu bisa men-download-nya di tautan yang sudah saya sediakan di penghujung artikel ini. Ada beberapa alasan saya menggratiskan template Siempre ini. Yang pertama adalah karena memang ini adalah template pertama yang saya buat setelah saya vakuum lama tidak membuat template. Tentu saja masih banyak kekurangan dan banyak fitur yang harus ditambah. Jadi, rasanya kurang pas jika harus berbayar.

Yang kedua, saya ingin membuat template ini bermanfaat bagi yang lain. Terutama bagi blogger pemula yang belum ada budget untuk beli template premium berbayar. Daripada ujung-ujungnya dibajak, mending saya gratiskan saja deh :)

Apakah Siempre Bakal Mendapatkan Update?

Tentu saja. Template ini masih versi 0.1. Nantinya bakal ada update berupa penambahan fitur maupun bug fixing. Jika kamu menemukan bug atau ingin mengusulkan fitur tertentu di template Blogger ini, kamu bisa langsung email saya di hai@iskael.com.

Sampai di sini tulisan kali ini. Langsung saja download template-nya di tautan berikut ini.

Download: https://app.box.com/s/3th7pyw8x691xdld7coxlf0up2d86am6
Selengkapnya
26 Jun 2018

5 Theme WordPress Populer 2018 di Envato

26 Jun 2018  Iskandar Dzulkarnain  Beri komentar
Siapa sih yang ga kenal dengan Envato. Envato adalah salah satu marketplace yang besar dan cukup dikenal banyak pemain website di dunia. Envato ini punya yang namanya Envato Market yang menjual banyak barang digital. Salah satu jenis Envato Market yang terkenal jualan theme WordPress dan template website adalah ThemeForest.

Banyak sekali theme WordPress yang bagus-bagus di sana. Kadang saya sendiri juga bingung, mau beli yang mana. Eh tapi bagi kamu yang maunya gratisan, biasanya Envato ini adalah model freebies of the month yang bisa kamu download secara gratis. Tapi ya kekurangannya adalah kamu tidak bakal dapat update-nya. Ya ga masalah sih kalo cuma untuk coba-coba barang gratis.

Sesuai dengan judul, saya di sini akan membahas 5 theme WordPress populer 2018 di Envato Market atau ThemeForest. Apa saja theme-nya?

1. Avada



Saya rasa banyak blogger yang sudah tidak asing dengan nama theme WordPress Avada. Saya salut dengan theme WordPress yang satu ini. Sejak tahun 2013, Avada ini tetap menjadi nomor 1. Dan tidak kaget juga jika penjualannya hingga 400 ribu lebih copy selama 6 tahun (kenaikan 90% dari tahun 2013) dengan penghasilan kira-kira 367 milyar rupiah. Muke gile emang!

Kalau dari segi tampilan theme-nya sih tidak perlu ditanya. Pasti bagus dan bisa dibuat apapun. Karena memang kebanyakan theme WordPress yang ada di ThemeForest ini biasanya tipikal multipurpose.

2. BeTheme



Tak jauh beda dengan pendahulunya, BeTheme ini juga tampil begitu menggoda dengan fitur pre-built website-nya hingga 350+ macam. Buat kamu yang bingung mau built website, bisa pakai BeTheme ini untuk mencari inspirasi.

Penjualan BeTheme selama ini tidak sefantastis Avada sih. Namun, juga tidak bisa dipandang sebelah mata. BeTheme sudah terjual 120 ribu copy lebih selama 6 tahun.

3. The7




Penjualan The7 ini juga tidak beda jauh dengan BeTheme sekitar 115 ribu copy. Yang kerennya lagi adalah The7 ini bisa membuat White Label sendiri. Cocok banget buat kamu yang suka tidak diketahui theme WordPress-nya pakai apa. Ini sih untuk menghindari kelakuan orang yang suka penasaran mengintip theme orang lain.

Harga yang dijual oleh The7 juga tidak kalah menariknya. Selisih $20 dari BeTheme. Ya mungkin buat kamu yang tertarik beli theme populer tapi budget tipis, bisa lah beli The7 ini. Saya rasa ini theme yang cukup powerful.

4. Enfold



Di urutan ke-4 ada Enfold. Enfold ini penjualannya mencapai 150 ribu copy. Entah mengapa malah nomor 4. Dugaan saya sih karena penjualan di bulan ini masih kalah dengan yang lainnya. Enfold ini juga terbilang lama, sudah 6 tahun dijual.

Hal yang paling menarik dari theme WordPress Enfold ini adalah klaimnya yang mengatakan bahwa dia bisa menembus skor GTmetrix hingga Pagespeed Score A (100) dan YSlow A (100). Nah, ini saya juga penasaran dengan metode optimasinya bagaimana. Biasanya saya cuma menyentuh angka 95 ke atas, tidak sampai 100.

5. Impreza



Sebenarnya tidak banyak yang saya tangkap dari theme Impreza ini. Hampir sama dengan theme populer sebelumnya. Cuma ada hal yang paling menarik adalah developernya sengaja memasang salah satu developernya yang pernah mengisi di jQuery Conference dan mendapat testimoni dari Dave Methvin (Presiden dari jQuery Foundation).

Saya tidak tahu apa fungsinya. Mungkin buat beberapa orang hal ini menjadi daya tarik sendiri. Buktinya Impreza bisa nongol di angka ke-5 dari theme WordPress populer di ThemeForest.

Itulah 5 theme WordPress populer yang ada di Envato Market ThemeForest. Buat kamu yang penasaran ingin mencobanya, kamu bisa langsung beli di ThemeForest dan install di hostingmu. Tapi 'kan beli di sana harus pake Paypal atau Credit Card. Jika kamu tidak punya keduanya, saya ada solusinya. Apa itu? Ngiklan sedikit boleh yah? ;)

IndoEnvato.com Solusi Download Theme WordPress di Envato

Sekarang sudah ada website yang melayani jasa topup saldo Envato yaitu indoenvato.com. Jadi kamu tidak perlu punya kartu kredit atau Paypal yang verified buat isi saldo Envato. Cukup dengan transfer rekening bank lokal, kamu sudah bisa isi saldo Envato. Bahkan nih yang paling ekstrem adalah kamu bisa bayar dengan transfer pulsa.


Selain itu, indoenvato.com ini juga membuka jasa beli akun premium Envato Elements. Jadi kamu ga perlu ribet-ribet lagi jika ingin punya akun Envato Element premium. Sudah ada IndoEnvato.com, one stop solution untuk jasa Envato.
Selengkapnya
23 Jul 2016

Kembali Membuka Jasa Bikin Template Blogger

23 Jul 2016  Iskandar Dzulkarnain  3 komentar
Sudah setahun lebih saya tidak lagi membuka jasa bikin template Blogger. Terakhir saya bikin template Blogger, seingat saya awal tahun 2015 lalu. Minggu kemarin ada salah satu kenalan saya lewat dunia online yang tiba-tiba ingin memesan template Blogger. Awalnya sih dia pernah memesan, namun mengurungkan diri karena beberapa sebab.

Awalnya memulai kembali membuat template Blogger memang agak canggung dan kurang percaya diri. Padahal kalau dilihat dari kemampuan yang dulu saya kuasai, cukuplah untuk membuat template Blogger premium. Mungkin karena saking lamanya, ada rasa ketakutan tersendiri. Namun, setelah saya coba, saya mulai ketagihan lagi. Bahkan istri saya juga ikutan ingin membuat template Blogger.

Apa hubungannya dengan istri saya? Dulu saya kenal dengan dia juga lewat template Blogger loh. Ceritanya kami sama-sama pembuat template Blogger dan adu kemampuan dengan membuat dan memamerkan hasil template Blogger masing-masing yang telah dibuat. Dan dari sana lah percakapan dimulai. Mulai dari membahas template hingga penasaran dengan kehidupan masing-masing. Ujung-ujungnya kami saling tertarik dan memutuskan untuk menikah.

Baiklah, kembali ke template Blogger yang saya buat. Template Blogger yang saya buat kali ini memang spesial. Ya harus spesial karena ini memang tidak gratisan. Klien sih mintanya tidak macam-macam, hanya saja saya ingin memberi pelayanan yang maksimal dan memuaskan. Berbeda dengan template Blogger yang saya buat sebelumnya, template Blogger kali ini memiliki fitur yang cukup keren. Tidak semua pembuat template Blogger bisa membuat fitur ini. Mengapa saya pede seperti ini? Ya, karena saya memasukkan peranan JavaScript lebih banyak dibandingkan dengan pembuat template lainnya. Biasanya pembuat template lainnya hanya bermain di ranah CSS.

Saya berkeyakinan bahwa CSS itu memiliki batas. Batas tersebut sangat mudah ditembus oleh JavaScript yang mempunyai kemampuan lebih. Memang faktanya CSS lebih mudah dipelajari daripada JavaScript. Dan saya dulu pun juga agak anti dengan JavaScript. Ada ketakutan sendiri saat mau menyentuh JavaScript. Padahal jika ingin bagus dan optimal, memang harus memasukkan banyak unsur JavaScript pada template Blogger yang dibuat.

Langsung saja, pasti kamu ingin tahu bagaimana tampilan template Blogger yang saya buat. Sesuai dengan permintaan klien, klien meminta satu kolom saja. Selain itu, tentunya juga template blog responsif. Kamu bisa melihat demo template-nya di URL: https://natdemo.blogspot.co.id/.

Gambar 1. Tampilan Template

Kamu bisa melihat-lihat di sana apa saja fiturnya. Selain itu, ada fitur yang tidak dapat terlihat. Hanya bisa terlihat di dasbor Blogger saja. Tampilan "Layout"-nya saya buat beda. Ya, saya kustomisasi sendiri. Berikut ini adalah tampilannya. Coba bandingkan dengan Layout blog milikmu.

Gambar 2. Tampilan Layout

Selain itu, saya buat lagi fitur yang bisa memilih warna berdasarkan temanya. Mengapa tidak saya buat bebas memilih? Ya, karena saya tidak mau tampilan blog kamu jadi kacau gara-gara temanya tidak senuansa. Saya memberikan 3 pilihan warna kepada klien. Klien yang menentukan tema warna apa saja yang dipakai. Tentunya dengan asistensi terlebih dulu agar klien paham dan menemukan apa yang dia inginkan sebenarnya.

Lalu bagaimana kamu bisa mengubah theme-nya? Saya sediakan fitur ini dengan sangat mudah. Saya buat widget yang bernama "Theme". Kamu hanya memasukkan angka 1, 2, atau 3 saja. Maka sim salabim, tema akan berubah. Dalam kasus klien saya kali ini, angka 1 untuk mewakili tema bawaan (biru muda). Angka 2 untuk tema berwarna biru. Sedangkan angka 3 untuk mewakili warna teal (seperti pada gambar 1).

Bagaimana? Keren, 'kan? Kamu juga bisa mendapatkan template dengan fitur serupa atau mungkin malah lebih banyak lagi sesuai dengan keinginan dan kebutuhanmu. Jika kamu ingin membuat blog-mu tampil unik dan tiada duanya, kamu bisa memesan template Blogger kepada saya. Bagaimana cara memesannya? Kamu email saja ke alamat email admin@intikali.org dengan Subjek: Pesan Template Blogger.
Selengkapnya
14 Des 2015

Akhirnya Bikin Template Blogger Lagi

14 Des 2015  Iskandar Dzulkarnain  10 komentar
Beberapa waktu yang lalu, saya memang telah membeli domain expired yang lumayan bagus kualitasnya. Waktu itu saya iseng mencari domain expired yang sudah memiliki Google Page Rank dan Domain Authority. Tentu saja hal ini memiliki tujuan.

Membangun blog dari awal bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, membeli domain expired bisa memangkas proses optimasi blog hingga berbulan-bulan, tergantung kualitas domain expired yang bisa kamu dapatkan.

Saya sendiri akhir-akhir ini juga lebih suka membeli domain expired dibandingkan membeli domain baru. Namun, menemukan domain expired yang cocok secara nama dan kualitas itu bukanlah hal mudah. Saya dua kali mengalami kerugian akibat membeli domain expired yang ternyata dulunya terkena penalti oleh Google. Satu domain sudah beres dan berhasil keluar dari penalti Google. Satunya lagi belum, saya belum sempat mengisinya dan mengajukan rekonsiderasi ke Google.

Salah satu domain expired yang saya dapatkan adalah domain isidunia.net. Domain ini lumayan keren. Pertama kali saya mendapatkan, kualitas domain ini sudah memiliki Google Page Rank 2 dan Domain Authority 15. Namun, bulan ini Domain Authority-nya turun ke angka 11.

Nah, kemarin saya menyempatkan diri untuk melakukan perombakan terhadap template Blogger yang dipakai oleh domain isidunia.net. Awalnya isidunia.net memakai template bawaan platform Blogger. Karena mata saya sepet melihat template bawaan Blogger, mau tidak mau kemarin saya membuat template untuk isidunia.net ini. Template yang saya buat ini baru versi beta, banyak sekali kekurangannya. Tapi setidaknya tidak membuat mata sepet.

Tampilan isidunia.net

Template yang saya buat sangat sederhana dan membawa nuansa clean dibalut dengan sedikit warna matahari di sore hari, oranye mendekati merah. Dari sisi muatannya, template ini tergolong ringan. Saya sudah mengeceknya di GTmetrix dan berhasil mendapatkan grade A di PageSpeed dan YSlow.

Hasil cek GTmetrix

Mengapa saya harus memperhatikan skor perfomanya di GTmetrix? Hal ini dikarenakan konon kecepatan muat suatu blog mempengaruhi ranking di pencarian Google. Selain itu sih, pengunjung akan lebih suka mengunjungi blog yang ringan dibandingkan dengan blog yang berat. Benar begitu 'kan?

Setelah saya menjabarkan itu semua, pasti kamu penasaran berapa waktu yang saya habiskan untuk membuat template di atas? Waktu yang saya habiskan sekitar 5 jam (namun tidak penuh). Waktu segitu memang normal untuk menyelesaikan template Blogger tahap beta. Masih banyak yang harus diperbaiki bug-nya. Dan bug ini biasanya baru diketahui setelah beberapa saat.

Karena waktu pembuatan template yang lama, template blog Iskael pun hingga kini belum berubah sejak pertama kali dibuat (sekitar April 2013 lalu). Apalagi kadang mengisi konten itu lebih penting dibandingkan dengan mempercantik template. Oh yah, jika kamu tertarik dengan template isidunia.net, kamu bisa meminta file template-nya ke saya lewat email.
Selengkapnya
12 Des 2015

Tren Template Blogger

12 Des 2015  Iskandar Dzulkarnain  5 komentar
Setelah beberapa tahun kemarin saya berkecimpung di dunia template, rasanya saya ingin kembali berkarya membuat template Blogger lagi. Namun, saya masih belum punya banyak waktu dan ide yang unik untuk hal itu. Sejenak, meskipun tidak langsung membuat template, saya mengamati tren template Blogger saat ini. Sepertinya kebanyakan blogger menyadari bahwa yang paling nyaman untuk konten blog adalah template dengan lebar maksimal sekitar 980 atau 1000 piksel.

Dari awal mengenal cara membuat template, saya memang menyadari ukuran segitulah yang paling nyaman untuk dilihat dan dinavigasi oleh pengunjung. Pertama kali saya belajar membuat template Blogger adalah tahun 2009. Tahun itu sudah banyak komputer dengan resolusi layar lebar 1024 piksel. Tentu saja menggunakan lebar maksimal 1000 piksel adalah hal yang tepat, karena 24 pikselnya digunakan untuk scroller. Atau bahkan ada yang terlihat memiliki lebar 980 piksel karena padding kanan-kiri masing-masing 10 piksel.

Setelah tahun 2013 datang, maka tren template mulai berubah. Saya melihat banyak blogger yang sudah menggunakan template responsif dan memaksimalkan lebar layar yang ada saat itu, yaitu 1280 piksel. Namun, lagi-lagi saya kurang nyaman dengan lebar template blog selebar itu. Rasanya mata lebih capek membaca tulisan dari template yang terlalu lebar. Dan hal itu sepertinya disadari oleh beberapa blogger. Saya lihat blog rujukan saya sejak dulu, css-tricks.com, kini juga menggunakan lebar maksimal 1000 piksel lagi, padahal sebelumnya sempat menggunakan 1280 piksel.

Dari sisi responsif, makin banyak blog yang menggunakan tampilan responsif. Ini memang tidak bisa dipungkiri karena semakin banyak pengguna yang berselancar menggunakan smartphone-nya. Bahkan dalam urusan blogwalking saya lebih banyak menggunakan smartphone karena bisa sembari tiduran. Tidak seperti laptop yang harus dalam posisi duduk. Tiduran pun sebenarnya bisa menggunakan laptop, namun harus tengkurap, tidak bisa telentang.

Tren template blogger selanjutnya di tahun ini adalah penggunaan warna yang sangat sedikit. Jika kamu sempat memperhatikan template blogger di tahun 2009, maka kamu akan menjumpai template hasil slicing yang tentunya sangat ramai warnanya. Sangat berbeda dengan saat ini yang terkesan lebih "clean". Tak hanya warnanya, template yang banyak dipakai saat ini adalah "flat". Jujur sebenarnya saya sendiri juga mulai bosan dengan flat. Sederhana sih, tapi kurang greget!

Karena efek flat inilah, akhirnya banyak sekali yang meninggalkan style "rounded corner". Padahal rounded corner ini adalah hal yang paling aku sukai dulu saat membuat template. Rasanya jika menggunakan rounded corner, blog saya terlihat mulus, tidak garang. Namun, asal kamu tahu, ternyata Facebook-pun hingga saat ini masih menggunakan rounded corner, walaupun hanya 2 piksel. Dalam kotak pencarian Facebook, masih terlihat rounded corner 4 piksel.

Jika membicarakan tren template Blogger, saya malah ingin membuat template Blogger lagi. Entahlah, semoga saja suatu saat saya bisa membuat template Blogger lagi.
Selengkapnya