Entri yang Diunggulkan

Siempre: Template Blogger Ringan Tanpa jQuery

Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
20 Des 2019

Sate Klatak Jogja, Kuliner Menarik di Kota Pelajar

20 Des 2019  Iskandar Dzulkarnain  Beri komentar
Jika kita membicarakan mengenai kuliner Yogyakarta, pasti Anda akan langsung menebak gudeg. Padahal, Yogyakarta bukan hanya memiliki gudeg. Nyatanya, untuk pecinta kuliner kambing bisa mencoba sate kambing atau sate klatak Jogja. Sebenarnya, seperti apa menariknya kuliner ini? Hal apa yang membuat sate klatak begitu istimewa?

Foto oleh Dewi Anggraini

Asal Usul dari Sate Klatak

Sate klatak pertama muncul di Bantul. Lokasinya berada di Pasar Jejeran. Sate klatak ini menjadi ide serta hasil kreasi dari Mbah Ambyah di tahun 1946. Ia memulai usahanya dengan berdagang di bawah melinjo. Usaha ini ternyata laris manis, hingga sekarang warung Mbah Ambyah diteruskan oleh keluarganya.

Ketika mendengar asal usul sate klatak di atas, mungkin Anda langsung terheran, mengapa sate kambing ini bisa disebut sebagai sate klatak. Umumnya, kuliner di Indonesia menggunakan nama daerah asal atau pun nama daging hewan. Sedangkan untuk sate klatak lebih berbeda. Sejarah nama sate klatak berasal dari bunyi klotak-klotak yang muncul ketika sate di panggang. Bisa jadi hal ini dilakukan untuk menghindari nama mainstream, sehingga para penjual memberikan nama sate klatak agar semakin menarik.

Penggunaan Daging Kambing Muda

Kelezatan serta kenikmatan yang dimiliki sate klatak berasal dari bahan utamanya yakni kambing muda yang masih segar. Selain itu pemilihan daging kambing tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Daging yang digunakan harus empuk. Penggunaan daging kambing muda dilakukan karena kandungan kolesterol serta lemaknya juga jauh lebih rendah.

Daging kambing pada dasarnya memiliki berbagai macam manfaat bagi tubuh seperti pembentukan otot, mencegah anemia, sumber energi, dan menjaga sistem syaraf. Namun, lebih baik pengonsumsian sate klatak jangan terlalu sering, karena akan memberikan efek yang kurang baik bagi kesehatan.

Pemasakan Sate Klatak Jogja yang Unik

Proses pemasakan sate klatak pada dasarnya tergolong unik dan berbeda. Bila biasanya daging kambing dibumbu kecap manis serta kacang giling, sate ini dilumuri dengan garam saja, sehingga tak heran rasanya begitu segar, dan tidak kehilangan rasa dagingnya.

Daging kambingnya pun dipotong dengan ukuran besar serta ditusuk menggunakan besi jeruji dari sepeda. Penggunaan jeruji besi ini agar daging kambing matang secara sempurna dan merata. Sensasi ketika makan sate klatak memang begitu menggoda. Sate klatak juga disajikan dengan kuah gulai untuk teman makan. Rasa gulai yang tak amis, akan membuat Anda selalu kangen dengan rasa yang dimilikinya.

Pilihan Warung Sate Klatak Paling Favorit

Berikut beberapa rekomendasi warung sate klatak Jogja, antara lain:

1. Sate Klatak Pak Bari

Warung sate klatak ini mempunyai rasa yang enak yang tiada duanya, daging kambing sengaja dipotong dengan ukuran besar dan tebal, kemudian dibakar sampai dagingnya empuk. Sate klatak di warung Pak Bari disajikan dengan kuah tongseng yang super lezat.

2. Sate Klatak Pak Pong

Berlokasi di Jalan Imogiri KM 10, sate klatak di sini juga memiliki rasa yang lezat, bahkan gurihnya tiada tara. Bumbu khas dan gurih mungkin tidak akan Anda temukan di warung lain. untuk masalah harga, warung Sate Klatak Pak Pong cukup kompetitif dengan warung lain.

3. Sate Klatak Pak Jono

Sate klatak ini juga memiliki rasa yang tidak kalah enak. Teksturnya yang kenyal dan gurih membuat pelanggan selalu setia kembali lagi di warung sate klatak Pak Jono. Selain itu rasa sate yang dimilikinya begitu gurih dan manis.

Sudah terbayang seperti apa kelezatan sate klatak Jogja, jadi jangan sampai lupa untuk singgah di salah satu warung di atas ketika mengunjungi kota Pelajar ya.
Selengkapnya
11 Jan 2018

Rahasia Buat Kripik Kentang Enak, Gurih dan Renyah Tahan Lama

11 Jan 2018  Iskandar Dzulkarnain  Beri komentar
Setiap orang pasti suka ngemil apalagi di jam menjelang makan siang dan saat menjelang makan malam hingga tengah hari terutama ketika harus mengerjakan pekerjaan yang menumpuk. banyak jenis cemilan yang bisa dikonsumsi sesuai dengan selera dan salah satunya adalah keripik. Keripik biasanya terbuat dari ubi atau singkong namun ada juga yang terbuat dari ubi lain dan salah satunya adalah keripik kentang. Keripik yang terbuat dari kentang ini termasuk sebagai cemilan yang paling banyak disukai dan mudah untuk ditemukan di pasaran termasuk di situs jual beli online terpercaya yang menjual aneka macam makanan seperti snack.


Selain membeli langsung di toko online ataupun di toko yang ada di sekitar tempat tinggal Anda, Anda bisa tetap ngemil dengan cara membuat keripik dari kentang sendiri. Kendala atau ketakutan utama saat membuat keripik sendiri adalah rasanya yang tidak sesuai dengan yang diinginkan dan keripik tersebut tidak bisa tahan lama sehingga terbuang percuma. Untuk menghasilkan keripik dari kentang dengan rasa yang enak, tetap renyah dan tahan lama, ada beberapa tips berikut untuk membantu Anda.

Pertama adalah pilih kentang yang tepat terlebih dahulu. Pilih jenis kentang yang memiliki ukuran yang besar, tidak terdapat bintik hitam dan berkulit halus, memiliki tekstur ataupun bentuk yang bagus dan tidak memiliki cekungan yang terlalu dalam, serta pilih jenis kentang yang sudah tua. Hal tersebut disebabkan dengan ukuran kentang yang besar agar nantinya Anda bisa memotong kentang lebih leluasa dengan bagian atau potongan yang sama besar.

Kedua adalah menggunakan potongan yang tipis. Untuk mendapatkan keripik kentang yang renyah maka gunakan pisau atau dengan menggunakan cutter bersih untuk mendapatkan potongan yang tipis. Bisa menggunakan jenis pisau yang bergerigi atau dengan mesin potong kripik sehingga mendapatkan potongan yang bergerigi seperti snack kripik yang ada di toko. Hati-hati saat memotong apalagi Anda menggunakan pisau tajam dan irisannya harus tipis dan sama rata.

Kedua adalah dengan menggunakan air dingin atau larutan cuka untuk merendam irisan kentang. Setelah kentang tersebut diiris tipis, maka lakukan perendaman dengan menggunakan air dingin larutan air cuka. Perendaman 10 menit dengan air dingin bertujuan agar kanji yang ada di kentang bisa berkurang sehingga bisa membuat keripik menjadi lebih renyah. Perendaman air dingin juga bisa dilakukan untuk membuat keripik dari nanas, apel, singkong, wortel, bit, atau dari bahan lain yang mengandung kanji.

Sedangkan larutan cuka dari campuran air dan cuka bisa digunakan sebagai alternatif untuk perendamannya. Setelah menyiapkan larutan cuka, rendam irisan kentang minimal selama 10 menit. Selain memberikan rasa yang lebih kuat, perendaman dengan larutan cuka ini juga bermanfaat untuk memberikan warna agar keripik lebih cerah. Setelah direndam bisa diberikan bumbu untuk membuat keripik.

Keempat adalah menggoreng irisan bahan hingga renyah dan kering. Pastikan sebelum irisan kentang digoreng, Anda sudah meniriskan dan sudah kering dari air rendaman agar kentang lebih cepat matang dan renyah. Gunakan teknik menggoreng deep-fry dengan minyak yang banyak dan digoreng di atas api sedang. Goreng secara bertahap dengan jumlah irisan yang sama. Jangan terlalu banyak karena hasilnya tidak bisa maksimal. Angkat saat sudah berubah warna dan tiriskan. Selain itu, bisa menggunakan oven untuk memanggang kentang di loyang datar di suhu 200oC selama 20 menit atau gunakan microwave dengan waktu 3-6 menit jika Anda sedang mengurangi minyak. Beri bumbu seperti barbeque untuk tambahan rasa pada keripik kentang.
Selengkapnya
10 Jan 2018

Es Teh dan Waktu yang Baik Mengkonsumsinya

10 Jan 2018  Enny Law  Beri komentar
Teh memang tidak pernah habis dibahas dalam berbagai keadaan. Pasalnya teh ini hampir sama dengan kopi, banyak sekali yang suka dengannya. Teh juga disajikan dengan berbagai keadaan yang variasi yang menyenangkan. Ada yang suka dengan teh panas atau hanya sekedar hangat. Ada lagi yang lebih suka disajikan dalam bentuk es teh. Saya sendiri pun kadang di saat-saat tertentu lebih milih dalam bentuk es teh dibandingkan teh hangat. Apalagi kota Surabaya ini terkenal sangat panas.

Terkait minum es teh sendiri, ada saat-saat di mana kamu tidak boleh minum es teh dan ada saat di mana kamu dianjurkan untuk minum es teh. Berikut ini adalah waktu-waktu terbaik dan terburuk saat mengkonsumsi es teh berdasarkan pengalaman saya.

Waktu Terburuk untuk Minum Es Teh

Ternyata minum es teh pun tidak boleh sembarangan loh. Ada waktu-waktu terlarang untuk minum es teh. Hal ini sudah saya alami sendiri dan saya merasakan bagaimana akibatnya.

Minum Es Teh Setelah Makan

Dulu saya sangat suka sekali minum es teh. Setiap kali selesai makan, saya minum es teh. Sampai-sampai setiap pesan makanan, pasti minumannya adalah es teh.

Awalnya saya tidak menyadarinya. Setiap kali selesai makan, rasanya perut saya kembung. Tidak hanya satu atau dua kali saja saya mengalami hal yang seperti itu. Itu berlalu bertahun-tahun loh.

Ternyata memang sangat tidak dianjurkan untuk minum es teh setelah makan. Salah satu akibatnya ya itu, rasanya kembung dan sebah. Tak hanya itu sih, jika kamu terbiasanya minum es teh setelah makan, itu akan mengurangi penyerapan terhadap zat besi yang kamu dapatkan dari makanan. Akibatnya kamu akan merasa pusing dan mengantuk.

Itulah mengapa ada fenomena orang yang habis makan, malah menjadi mengantuk. Salah satu penyebabnya adalah penyerapan zat besi makanan yang terganggu akibat minum es teh setelah makan.

Minum Es Teh Saat Buka Puasa

Sangat banyak terjadi di lingkungan kita buka puasa hidangan minumannya berupa es teh. Dulu awalnya keluarga saya juga melakukan itu. Bahkan hingga sekarang seperti itu.

Padahal, minum es teh saat berbuka puasa ini tidak sepenuhnya baik. Justru bagi kamu yang tidak kuat dan punya masalah dengan asam lambung, bisa muntah. Mengapa bisa begitu? Karena memang teh ini bisa meningkatkan asam lambung dalam tubuh kita.

Sebaiknya jika kamu ingin meminum es teh saat berbuka, pastikan kamu makan-makanan yang lainnya terlebih dahulu. Atau kamu bisa memulainya dengan minum air putih dulu jika memang haus, setelah itu makan-makanan yang lain, baru minum es teh. Setidaknya itu akan lebih aman dan tidak menyebabkan mual atau muntah.

Minum Es Teh Saat Sahur

Saya mengalami sendiri dulu sering minum es teh saat sahur. Sebenarnya tidak hanya es teh sih, teh hangat kasusnya juga sama. Minum es teh saat sahur ini bisa menyebabkan seharian perutmu jadi kembung dan sering kentut (pertanda maag mulai kambuh).

Bahkan untuk mengatasi ini saya menggunakan obat maag, namun tetap saja tidak menghilangkan efeknya 100%. Hanya mengurangi efek kembung sedikit saja. Yang paling ampuh adalah dengan meninggalkan kebiasaan minum teh, baik teh hangat atau es teh, saat sahur.

Waktu Terbaik Minum Es Teh

Karena sebelumnya sudah saya utarakan waktu terlarang minum es teh, sekarang membahas waktu terbaik minum es teh.

Minum Es Teh Pagi Hari Sambil Ngemil

Bagi penggemar es teh, minum es teh memang bisa kapan saja. Bahkan di pagi hari yang masih dingin pun es teh bisa menemani waktu ngemil dan sarapan ringan.

Minum es teh di pagi hari sambil ngemil memang bisa meningkatkan gairah untuk bekerja. Jadi kamu bisa melakukannya di pagi hari. Jika kamu lebih suka yang hangat, kamu bisa memilih teh hangat untuk menemani pagimu.

Minum Es Teh Siang Hari

Di siang hari yang panas, memang paling enak minum yang segar-segar. Kamu bisa minum es teh di siang hari tanpa harus takut kembung. Karena memang biasanya di siang hari kondisi perutmu sudah terisi. Usahakan minum es teh ini jaraknya agak jauh dari jam makan siang yah.

Minum Es Teh Selepas Aktivitas di Sore Hari

Bagi penyuka minuman dingin, sore hari tetap nyaman minum es teh sambil menikmati matahari yang akan tenggelam. Di sela-sela selesainya beraktivitas, minum es teh menjadi hiburan tersendiri dari rasa penat kerja seharian.

Itulah waktu yang baik dan buruk saat mengkonsumsi es teh. Semoga bisa bermanfaat bagi kamu yang suka dengan teh dan ingin tetap nyaman saat mengkonsumsinya.
Selengkapnya