8 Mei 2021

Cara untuk Memperlancar ASI Agar Mencukupi Kebutuhan Bayi

Cara untuk memperlancar ASI menjadi topik yang lumrah dicari oleh ibu muda. Apalagi, bagi mereka yang ingin memberikan ASI secara eksklusif untuk buah hatinya. Memberikan ASI dengan eksklusif di 6 bulan pertama bisa memberikan manfaat hingga jangka panjang.


Bahkan, berbagai macam institusi kesehatan dunia seperti WHO juga memberikan rekomendasi pemberian ASI secara eksklusif karena menurut penelitian, bayi yang diberi ASI yang eksklusif mempunyai risiko lebih rendah terkena penyakit infeksi seperti diare dan pneunomia.

Bukan hanya itu, ASI juga mampu menunjang tumbuh kembang bayi dengan normal, sehingga bisa mengurangi risiko obesitas ketika masa remaja. Sayangnya, ketika ingin memberikan ASI yang eksklusif yuntuk anak, para ibu sering dihadapkan pada masalah tidak lancarnya produksi ASI.

Untuk membantu memperlancar produksi ASI, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.

Memberi ASI Secara Terus Menerus

Di minggu pertama kelahirannya, mungkin jadwal pemberian ASI belum dapat teratur. Namun, meskipun demikian, Anda bisa memberikan ASI pada buah hati kapanpun ia memerlukannya. Anda bisa memberikan ASI hingga 3 jam sekali. Biasanya, bayi baru lahir membutuhkan ASI hingga 12 kali sehari.

Bila pemberian ASI sudah lebih dari 2 atau 3 jam, Anda bisa membangunkannya. Prinsipnya, bila semakin sering diberi, produksi ASI bisa semakin bertambah. Hal ini disebabkan karena aktifnya hormon prolaktin yang bekerja dan merangsang produksi ASI ketika terus menyusui.

Istirahat dengan Cukup

Melakukan istirahat sangat penting agar bisa menjaga kestabilan produksi air susu. Sebisa mungkin, atur jadwal yang Anda miliki contohnya, ketika bayi sedang tidur, Anda bisa ikut tidur. Istirahat dapat dilakukan bersama dengan si bayi. Anda juga bisa mengurangi berbagai kegiatan yang dilakukan di luar rumah. Hindari minuman yang mengandung alkohol dan rokok, karena bisa mengurangi produktivitas ASI.

Jangan Pernah Cemas

Ketika kekurangan ASI, sebenarnya Anda tidak pelru cemas. Apalagi Anda juga sehat secara fisik dan mental. Anda bisa tetap memproduksi ASI, selain itu selama bayi baik-baik saja, nantinya ia akan teurs menerus mengkonsumsi ASI.

Selama periode menyusui, pastikan bisa mengelola stress dengan baik. Stress pada dasarnya memang tidak mengurangi tingkat produksi ASI, tetapi stress secara berlebihan akan menghambat keluarnya ASI. Anda bisa meminta bantuan dari pasangan sehingga pekerjaan rumah tangga bisa dilakukan bersama. 

Sempatkan diri untuk melakukan rileksasi serta mengosongkan pikiran. Renggangkan badan yang pegal karena proses menyusui. Contohnya, Anda dapat melakukan yoga dan meditasi, sehingga nantinya Anda dapat menyusui dengan tenang.

Penuhi Makanan dengan Gizi Seimbang

Cara memperlancar ASI yang lainnya sebenarnya bisa dengan memenuhi makanan dengan gizi secara seimbang. Anda bisa memenuhi serat yang diperoleh dari sayur, buah serta sereal.  Kemudian, Anda bisa memenuhi protein yang diperoleh dari daging, telur, ikan, serta kacang-kacangan. Jangan lupa konsumsi produk olahan susu.

Cukupi Cairan Tubuh

Ketika proses menyusui, sangat dianjurkan para ibu untuk memenuhi kebutuhan cairan. Produksi ASI bisa berkurang bila tubuh kekurangan air. Anda bisa menyediakan air putih ketika melakukan aktivitas, sehingga selalu ingat minum. Anda juga bisa minum sebelum merasa kehausan. Ketika urine berubah menjadi kuning, ini bisa diartikan sebagai kekurangan air putih. Anda juga bisa menambah asupan cairan dengan buah segar dan susu.

Cara memperlancar ASI sebenarnya mudah hanya perlu mengelola pikiran, cukup istirahat dan mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh. Bila berbagai cara di atas belum bisa membuat produksi ASI meningkat, Anda bisa menggunakan obat-obatan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar