Entri yang Diunggulkan

Program Trial 90 Hari Affinity Ada Lagi

Tampilkan postingan dengan label Tutorial Ngeblog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial Ngeblog. Tampilkan semua postingan
9 Des 2018

Tip Membuat Blog dan Website Profesional

9 Des 2018  Iskandar Dzulkarnain  Beri komentar
Saat ini punya website maupun blog adalah hal yang lumrah. Bahkan satu orang bisa punya lebih dari satu website maupun blog. Contohnya saya sendiri, punya banyak blog. Jumlahnya? Lebih dari 10. Ini hal yang wajar.


Blog maupun website adalah salah satu bentuk portofolio bagi beberapa orang. Dengan adanya blog, kamu bisa memindahkan isi hatimu, maupun isi otakmu ke sana. Kamu bisa menumpahkan segala kreativitas. Bahkan dari sana, kamu bisa memulai untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah. Menyenangkan bukan?

Saya Ingin Punya Blog? Bagaimana Caranya?

Caranya sangat mudah. Yang kamu butuhkan hanyalah koneksi internet dan komputer. Dengan kedua senjata awal ini, kamu bisa punya blog.

Ada dua pilihan yang bisa kamu ambil. Yang pertama, memulai dari yang gratis. Dan yang kedua, memulai dari yang berbayar. Saya bisa menebak, pasti kamu lebih memilih dari yang gratis.

Jika kamu memilih yang gratis, tentu saya bisa tahu alasannya karena kamu ingin coba-coba dulu. Nanti kalau cocok, diseriusin. Sayangnya, orang yang coba-coba ini sering kali gagal dan patah semangat di tengah jalan. Sangat berbeda dengan orang yang memulai dengan yang berbayar. Dia akan merasa sayang sekali jika sudah mengeluarkan sejumlah uang, tapi tidak diseriusi.

Namun, tidak ada salahnya jika kamu ingin mencoba yang gratis dulu. Jika memang begitu, kamu bisa mendaftar di Blogger.com atau WordPress.com. Lalu pelajari pelan-pelan tampilan dasbornya dan fitur apa saja yang mereka punya.

Biar Tampil Pro, Bagaimana Caranya?

Hukum alam sudah menentukan, yang gratis tidak mungkin bisa tampil Pro. Jika kamu melihat website dengan domain *.blogspot.com atau *.wordpress.com tentu saja kamu akan memandangnya sebelah mata. Halah, blog gratisan. Itu yang akan muncul duluan di benakmu.

Berbeda dengan blog atau website yang sudah memiliki domain sendiri—ini dikenal dengan Top Level Domain (TLD)—tentu akan memberikan kesan bahwa empunya blog tersebut serius. Ya kalau tidak serius, mengapa harus pakai yang berbayar.

Namun, bagi kamu yang sebelumnya menggunakan layanan Blogger dengan domain *.blogspot.com tidak perlu berkecil hati. Kamu bisa membuatnya terlihat Pro. Caranya? Dengan membelikannya domain TLD untuk blog tersebut.

Kasusnya seperti blog www.iskael.com ini. Blog ini memakai layanan Blogger loh. Namun, sengaja saya pasangi domain TLD iskael.com agar terlihat Pro.

Beli domainnya bagaimana? Banyak sekali penjual domain yang ada di Indonesia. Untuk .COM yang murah, kamu bisa mencoba beli di www.domainesia.com. Di sana kamu bisa beli domain .COM dengan harga 99 ribu.

Domain .COM 99 Ribu

Rata-rata domain .COM saat ini adalah 125 ribu hingga 150 ribu. Di DomaiNesia cuma 99 ribu. Ya tergolong murah.

Jika kamu bingung cara setting domain-nya, kamu bisa membaca tutorial di internet atau langsung meminta tolong pihak DomaiNesia untuk membantumu.

Desain template blog atau website yang bagus juga sangat mempengaruhi penilai pengunjung. Untuk template ini, kamu bisa menggunakan template gratis dan berbayar. Ada juga kok template gratis yang bagus dan tampil profesional. Kalau yang berbayar tentu saja tampilannya bagus. Selain itu, biasanya juga ada dukungan update atau bantuan konfigurasi.

Mengapa Banyak Blogger Profesional yang Memakai WordPress?

Ketika kamu sudah menjalani langkah tersebut dan menjalani hari-hari sebagai blogger, kamu akan menjumpai banyak blogger profesional yang memilih WordPress sebagai platform-nya. Hal ini sangat wajar sekali. Blogger profesional biasanya sudah memikirkan apa-apa yang dia butuhkan dan ternyata tidak ditemukan di platform Blogger.

Beberapa yang menjadi pertimbangan blogger profesional memakai WordPress adalah karena di WordPress kamu bisa mengatur tampilan blog atau website suka-suka. Bisa dibuat seperti blog atau website portal berita. Pilihan plugin di WordPress juga sangat banyak. Jangkauan terhadap database juga bisa dilakukan di WordPress. Di Blogger kamu hanya pasrah dengan kebijakan Google yang membatasi ruang gerak pengguna platform Blogger.

Saya sendiri juga memakai platform WordPress di beberapa blog saya yang lainnya. Dan memang saya akui lebih nyaman penggunaannya. Apalagi fitur text editor Gutenberg WordPress 5.0 yang tidak mungkin kamu temui di Blogger. Masih banyak alasan lainnya yang membuat banyak orang memakai WordPress.

Sayangnya, jika kamu memilih WordPress maka kamu harus bertanggung jawab penuh dengan website atau blog yang kamu miliki. Keamanan murni tanggung jawabmu. Jika kena hack, maka ya itu kelalaianmu.

Namun, kamu tak perlu separanoid itu. Jika blog kamu belum terkenal, sangat sedikit orang yang akan iseng dengan blog kamu. Kemungkinan sangat kecil terkena korban hack.

Oh ya, untuk menggunakan platform WordPress ini memerlukan hosting. Hosting ini adalah tempat menyimpan file sistem dan data website atau blog kamu. Kamu juga bisa membelinya di DomaiNesia sepaket dengan domainnya.

Hosting 8 Ribu Sebulan

Untuk permulaan, kamu bisa mencoba membeli paket yang paling kecil di DomaiNesia. Ada paket yang kapasitasnya 300 MB. Saya rasa cukup untuk 1 blog dengan konten yang tidak didominasi oleh gambar. Harga sangat terjangkau, cuma 8 ribu sebulan. Setahun 96 ribu.

Namun, jika blog mu mulai banyak isinya, tentu saja kamu harus meng-upgrade-nya ke paket yang lebih besar lagi. Kamu bisa melihat detail harga hosting murah DomaiNesia di www.domainesia.com/hosting.

Jika kamu bingung menentukan paket yang cocok dengan kebutuhanmu, kamu bisa langsung chat Customer Service DomaiNesia. Atau jika kamu malu-malu, kamu juga bisa meninggalkan komentar di bawah. Sebisa mungkin saya akan memberikan jawaban terbaik.

Selanjutnya, Ngapain?

Action! Tidak ada kata lain selain bertindak. Semua hal jika tidak ada tindakan, ya tidak akan pernah membuahkan hasil. Bagaimana kalau ada error? Setiap masalah adalah pelajaran berharga.

Saya masih ingat dulu pertama kali beli domain dan mengkonfigurasi subdomain, berkali-kali error. Tapi justru dengan masalah itu, saya akhirnya paham dan hapal langkah apa yang harus saya lakukan.

Jika kamu masih bingung nanti blognya mau diisi apa, isi saja dengan curhatanmu. Jika curhat di Facebook, Twitter, atau Instagram saja bisa, mengapa kamu tidak memindahkannya ke blog saja?

Ada pertanyaan? Tinggalkan di kolom komentar yah. Sebisanya aku jawab kok ;)
Selengkapnya
8 Jan 2018

Blog Custom Domain di Platform Blogger Sudah Bisa Menggunakan HTTPS

8 Jan 2018  Iskandar Dzulkarnain  1 komentar
Yeay! Akhirnya blog ini www.iskael.com sudah bisa menggunakan HTTPS. Awalnya sempat pesimis karena hanya sub domain blogspot saja yang didukung HTTPS oleh Google. Namun, saat ini blog yang menggunakan layanan platform Blogger dan sudah menggunakan custom domain TLD juga bisa menikmati fitur HTTPS gratis ini.


Tak lupa, saya berterima kasih kepada Arlina Design yang sudah memberikan tutorial cara mengaktifkan HTTPS pada blog custom domain di Blogger. Sempat awalnya saya putus asa karena setelah setting saya ubah ke HTTPS, malah muncul error dan blog tidak bisa diakses.

Error setelah ganti ke HTTPS

Namun, setelah saya hapus cookies terkait URL blog saya di browser Chrome saya, akhirnya bisa juga diakses dalam HTTPS. Jadi untuk kamu yang mengalami hal ini, pastikan setelah setting HTTPS, clear cache dan cookies browser-mu.

Cara Mengaktifkan HTTPS pada Custom Domain Blogger

Untuk mengaktifkan fitur HTTPS pada custom domain di layanan Blogger ini, yang perlu kamu lakukan adalah mengakses dasbor Blogger dari URL https://draft.blogger.com. Setelah itu, pilih Settings > Basic > HTTPS. Atur seperti gambar di bawah ini.

Setting HTTPS custom domain di Blogger

HTTPS Availability = YES. Lalu cek dulu apakah blog kamu sudah bisa diakses melalui jalur HTTPS. Jika belum, jangan terburu-buru untuk mengatur HTTPS Redirect menjadi YES. Namun, jika sudah bisa diakses melalui HTTPS, maka tidak mengapa kamu set HTTPS Redirect = YES.

Yang keren dari fitur HTTPS yang disediakan oleh Blogger ini adalah kamu tidak perlu melakukan editing pada postingan kamu yang gambarnya masih menggunakan HTTP. Setelah kamu set ke HTTPS, maka secara otomatis akan di-force semuanya ke dalam HTTPS. Tidak seperti jika kamu melakukan perubahan HTTP ke HTTPS di WordPress Self-host. Saya sudah membuktikannya. Saya tidak perlu melakukan editing apa pun (di template maupun di postingan yang mengandung HTTP) dan alhamdulillah otomatis tergantikan ke HTTPS semua dengan sendirinya.

Itulah berita bahagia buat kamu yang menggunakan layanan Blogger dan custom domain sendiri. HTTPS ini sangat penting di tahun 2018. Jika tidak menggunakan HTTPS, kebanyakan akan muncul peringatan masalah keamanan di browser pengunjung blog-mu.

Selamat mencoba. Semoga pagimu menyenangkan!
Selengkapnya
3 Okt 2017

Kegunaan Refresh Share Attachment di Facebook

3 Okt 2017  Iskandar Dzulkarnain  Beri komentar
Kamu pernah share link tulisan blog kamu di Facebook? Tentu saja pernah 'kan? Nah, terkadang hasil dari share link tersebut tidak sesuai harapan. Ada yang bermasalah gambar tidak muncul. Ada yang bermasalah dengan gambar yang tidak sesuai. Dan masih banyak lainnya.

Ada cara untuk mengatasi hal itu semua. Berikut ini adalah tips dari Iskael tentang cara memanfaatkan fitur Facebook yang bernama Refresh Share Attachment. Di mana fitur ini berada? Klik bagian kanan atas yang berupa ikon 3 titik status Facebook kamu. Lalu di bagian bawah ada tulisan Refresh share attachment.


Fungsi dari fitur ini adalah kamu bisa mengubah hasil share link kamu tanpa melakukan posting status ulang. Jika hasil belum sesuai dengan harapan, kamu bisa memperbaikinya melalui open graph  Facebook di alamat berikut: https://developers.facebook.com/tools/debug/.

Tool tersebut fungsinya untuk mengambil data-data yang akan ditampilkan di Facebook dari artikel yang kamu share. Berikut ini adalah salah satu pengecekan yang saya lakukan untuk posting di blog saya yang lainnya.


Jika hasilnya belum sesuai harapan, kamu bisa mengeklik "Scrape Again". Namun, jika tak kunjung sesuai harapan, bisa dipastikan ada yang salah dengan template blog yang kamu pakai. Normalnya Facebook akan melakukan scrape secara otomatis dari data yang didapatkan di URL yang kamu debug.

Jika hasil sudah sesuai harapan, kamu bisa melakukan "Refresh Share Attachment" lagi di status Facebook kamu dan lihat hasilnya. Keren bukan?

Semoga artikel ini menjadi solusi untuk kamu yang selalu tidak puas dengan thumbnail, title, dan description blog kamu yang muncul saat di-share di Facebook.
Selengkapnya
1 Okt 2015

Blogspot Sudah Mendukung HTTPS

1 Okt 2015  Iskandar Dzulkarnain  4 komentar
Pagi ini ada kabar bahagia dari Google untuk pengguna blog berplatform Blogger. Pasalnya, di era ini sangat banyak website yang sudah menggunakan enkripsi untuk pengamanan lalu lintas data antara pengguna dan penyedia. Google juga memberikan kabar jika penggunaan HTTPS akan menambah skor di peringkat pencarian Google.

Hari ini, bagi kamu pengguna blogspot, kamu akan bisa mengaktifkan fitur HTTPS untuk blog-mu. Jika sebelumnya blog kamu akses dengan URL http://namablog.blogspot.com, kini bisa kamu akses menggunakan https://namablog.blogspot.com.

Bagaimana cara mengatur agar bisa diakses di HTTPS? Berikut ini penjelasannya.

Cara Mengubah Blogger Menjadi HTTPS

Pertama, masuklah ke dalam dasbor Blogger milikmu. Setelah itu pilih "Setelan > Dasar > Setelan HTTPS". Pilih "Ya".


Setelah kamu pilih "Ya" akan muncul seperti gambar di bawah.


Ada peringatan bahwa mengguanakan custom domain akan menonaktifkan fitur HTTPS. Saya juga menyertakan contoh salah satu blog saya yang menggunakan custom domain. Ternyata memang tidak didukung oleh fitur HTTP ini.


Hal ini adalah hal yang wajar. Jika kamu bertanya, kapan Blogger akan memberikan fitur HTTPS untuk custom domain? Jawabnya adalah tidak akan pernah. Mengapa seperti itu? Penggunaan HTTPS adalah dengan cara membeli SSL pada penyedia SSL. SSL itu bersifat per domain. Harga SSL sangat bervariasi, mulai dari 200 ribu hingga lebih dari 4 juta per tahun. Bayangkan jika Google memberikan SSL gratis untuk para blogger. Berapa kerugian yang dia derita? Hehe.

Harapan kedepan adalah bagaimana Google memberikan pengaturan khusus agar para blogger bisa memberikan SSL pada blog masing-masing. Namun, hingga saat ini belum ada pengaturan SSL untuk custom domain. Namun, dengan adanya fitur HTTP pada blogspot ini membuka sebuah harapan akan ada pengaturan SSL untuk platform Blogger. Semoga saja begitu.
Selengkapnya
7 Jun 2015

Memformat Ulang Tulisan dari Word ke Blogger

7 Jun 2015  Iskandar Dzulkarnain  15 komentar
Tadi pagi istri saya cerita bahwa penulis tamu di salah satu blog kami lainnya kesulitan untuk memformat ulang tulisannya. Penulis tamu tersebut awalnya menulis di Word lalu disalin ke dalam dasbor Blogger.

Memang kebanyakan orang lebih nyaman menulis di Word terlebih dahulu lalu dipindah di blog. Sangat berbeda dengan saya dan istri yang lebih suka menulis di dasbor Blogger langsung, karena memang lebih hemat waktu karena tidak perlu melakukan tata dan format ulang tulisan.

Namun, cara yang kami pilih ini harus mempunyai koneksi internet. Saya biasa melakukan tethering internet dari tablet atau ponsel Samsung saya, walaupun faktanya saya punya dua modem GSM. Karena menurut saya, mencolokkan modem GSM dan menyambungkan internet lewat modem GSM lebih lambat sekian menit daripada menghidupkan WiFi Android untuk tether. Hal ini saya lakukan demi mempertahankan mood menulis.

Memformat Ulang Tulisan dari Word ke Blogger

Kembali ke topik awal. Dalam tulisan saya kali ini, saya akan menunjukkan bagaimana caranya memperbaiki format tulisan dari Word yang kacau balau ketika disalin di Blogger. Di bawah ini adalah salah satu artikel dari penulis tamu. Tulisan ini ditulis di Word.


Langkah selanjutnya adalah menyalin tulisan dengan klik kanan lalu pilih "Copy".


Setelah itu tempel pada editor dasbor Blogger. Format tulisan akan kacau balau, seperti di bawah ini.


Apalagi jika kamu lihat di tab "HTML", kamu akan melihat banyak kode yang tidak dibutuhkan tersemat dalam tulisan.


Dan ketika kamu lihat di "Preview", kamu akan melihat betapa tidak teraturnya tulisan. Terkadang format tulisan yang kacau balau ini akan mempengaruhi feed di blog dan mesin pencarian.


Nah, untuk menanggulangi masalah tersebut adalah dengan memilih semua teks (Ctrl A). Lalu klik ikon "Remove formating" yang tersedia pada editor Blogger.


Setelah itu, untuk menghasilkan format tulisan yang bagus, atur pada "Pilihan" seperti gambar di bawah ini. Lalu klik "Selesai".


Setelah itu, atur formatnya. Kamu cukup melakukan pemformatan tulisan dengan fitur yang sudah disediakan di dasbor Blogger. Hemat saya, fitur pemformatan tulisan yang ada di Blogger sudah cukup memuaskan. Misal untuk membuat poin-poin dengan penjelasan di bawahnya, pilih "Heading".


Kamu juga bisa menambahkan link dan numbering. Selama ini saya cukup menggunakan fitur yang ada di Blogger untuk menulis.


Bagi saya Blogger sudah menyediakan banyak hal. Jika ingin memformat gaya tulisan, seperti warna dan lain-lain, saya tidak mengeditnya satu per satu di dasbor karena itu melelahkan. Gaya tulisan saya tentukan melalui CSS yang terdapat pada template. Dan hal itu, mempermudah saya untuk mengubah gaya tulisan sewaktu-waktu dalam jumlah yang besar. Jadi, apa lagi yang sulit? Selamat mencoba :)
Selengkapnya