Entri yang Diunggulkan

Program Trial 90 Hari Affinity Ada Lagi

Tampilkan postingan dengan label Blogger. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blogger. Tampilkan semua postingan
22 Okt 2019

Pengalaman Mencoba Tampilan Baru Blogger

22 Okt 2019  Iskandar Dzulkarnain  5 komentar
Lama tidak mengulas tentang blog, kali ini saya ingin mengulas tentang Blogger yang merilis tampilan dasbor terbarunya. Sebenarnya ini sudah beberapa hari yang lalu ingin menulis ini, hanya saja baru sempat sekarang.


Pertama kali saya tahu tampilan dasbor Blogger ada yang baru dari sebuah postingan fanpage Arlina Design. Setelah itu, menyusul diberi tahu oleh Hoeda Manis tentang ini saat kami sedang ngobrol di DM Twitter.

Setelah saya ulik beberapa menit tampilan baru Blogger ini, ternyata tidak benar-benar keseluruhan halaman menjadi baru. Ada beberapa halaman yang masih menggunakan tampilan lama. Beberapa tampilan yang berubah adalah tampilan Statistik, Komentar, dan Tema.

Tampilan Baru Dasbor Blogger

Secara pribadi, saya suka dengan tampilan dasbor Blogger yang baru ini. Terutama masalah statistik yang menunjukkan berapa sih total kunjungan sebenarnya halaman posting tulisan saya yang paling banyak dikunjungi. Selain itu, tampilannya lebih sederhana dan intuitif, berbeda dengan tampilan sebelumnya.


Oh ya, jika kamu ingin mencobanya juga, kamu tinggal klik tombol "Try the new Blogger!" yang ada di sebelah kiri bawah.

1. Tampilan Statistik yang Baru

Saya suka dengan tampilan Statistik yang baru karena memberikan data ringkasan pencapaian blog kita hingga saat ini dengan sangat sederhana, mudah dibaca, dan mudah dipahami.


Selain itu, yang paling penting menurut saya adalah memberikan informasi jumlah kunjungan total dari postingan yang paling populer. Ini penting, karena di Statistik sebelumnya tidak ada.


Postingan populer di blog ini adalah Pengalaman Upgrade Lollipop Ponsel Lenovo A6000 Plus sebanyak 173 ribu kunjungan. Dan ada postingan berbayar, mempromokan jasa Scribd di posisi ke-2, yaitu 157 ribu kunjungan.

Jadi buat kamu yang ingin memasarkan bisnisnya, bisa kontak admin Iskael yah (malam promosi, hehe). Ya siapa tahu nasibnya seperti jasa Scribd yang menduduki postingan paling banyak dikunjungi selama ini.

2. Tampilan Tema yang Baru

Bagi blogger yang tidak berkutat di dunia template Blogger, sepertinya ini tidak seberapa berarti. Namun, bagi kamu yang pekerjaannya membuat template Blogger pasti sangat ketergantungan dengan kenyamanan Editor HTML template Blogger yang ada di menu Tema.


Sekilas kamu akan bingung dengan tampilan Blogger yang baru ini, di mana yah tombol untuk Edit HTML template-nya? Tenang saja, meskipun disembunyikan, mereka masih memberikan akses untuk melakukan Edit HTML template. Caranya adalah dengan mengeklik ikon titik 3 lalu akan muncul menu "Edit HTML".


Sepertinya alasan mereka menyembunyikan tombol Edit HTML ini adalah karena sangat jarang orang menggunakan fitur ini. Padahal kan jika blogger yang memang fokus bikin template bakal sering banget memakai fitur ini.


Tampilan yang disuguhkan saat Edit HTML pun disajikan dalam layar penuh. Sepertinya memang sengaja dibuat seperti itu agar editor template bisa fokus kerja dan ruang kosong tidak termakan oleh menu.

3. Tampilan Komentar yang Baru

Tampilan menu Komentar yang baru memang terasa sangat nyaman. Ketika menghapus 1 komentar yang dimoderasi, kamu tidak perlu menghadapi proses muat ulang yang kadang bikin bingung. Sepertinya mereka merasakan atau mengetes sendiri pengalaman tidak nyaman saat menghapus banyak komentar spammy di tampilan yang lama.


Oh ya, jika kamu ternyata masih kurang suka dengan tampilan dasbor Blogger yang baru ini, kamu tetap bisa kembali ke tampilan yang lama dengan mengeklik tombol "Back to Classic Blogger".

Itulah 3 halaman yang mengalami perubahan di tampilan dasbor Blogger yang baru. Kemungkinan besar akan ada update lagi dari Blogger untuk halaman menu lainnya. Kita tunggu saja kabar baik ini.
Selengkapnya
16 Sep 2018

Lika-liku dan Tip Seputar Sponsored Post di Blog

16 Sep 2018  Iskandar Dzulkarnain  4 komentar
Ngomongin duit memang tidak pernah ada habisnya. Bahkan dalam dunia blog pun masih berkutat dengan duit. Wajar sih jika ada orang yang kadang merasa risih dengan kelakuan para blogger yang nafsu banget sama duit. Ngeblog misi utamanya duit dan harus bisa mendapatkan duit dengan segala cara. Bahkan pasang iklan yang super duper nyebelin di blognya. Ayo ngaku, hehe.


Ada banyak hal yang menjadi alasan mengapa orang menjalani aktivitas ngeblog. Ada yang memang cuma ingin curhat saja, ingin nulis pengalaman jalan-jalan, ingin berbagi PDF, ingin berbagi ilmu, dan ingin dapat uang. Wajar sih jika ada orang yang ngebet banget pengen dapat uang dari ngeblog. Lah gimana ga ngebet, lah wong banyak yang share penghasilan yang didapatkan dari ngeblog. Ada yang dapat jutaan, puluhan juta, bahkan ratusan juta. Padahal kan itu bisa aja uang iuran kampung yang difoto, hehe. Atau bisa jadi uang hasil jual tanah warisan. Hehe, malah ngaco.

Baca juga: 10 Fase Seorang Blogger

Untuk kamu yang memang ingin menghasilkan uang dari ngeblog, kamu harus kecewa dan mungkin banyak mengalami kekecewaan berkali-kali. Pasalnya memang di dunia ini tidak ada yang instan. Jangan pernah menganggap ngeblog sebulan dua bulan sudah bisa menghasilkan uang. Bahkan ada yang bertahun-tahun ngeblog namun tak kunjung menghasilkan uang.

Dalam dunia blog, kamu harus mendapatkan feel-nya dulu. Kamu harus mengasah insting ngeblog kamu agar lebih tajam dengan peluang-peluang yang ada. Untuk mendapatkan ini tidak cukup hanya sebulan dua bulan langsung bisa. Kamu juga perlu belajar ke orang yang sudah lama ngeblog. Tidak hanya satu orang, harus beberapa orang. Karena ngeblog ini tekniknya ada banyak. Ada yang fokus ke AdSense, ada yang ke CPA, ada lagi yang fokus ke Sponsored Post. Saya sendiri lebih mengambil fokus ke Sponsored Post. Mengapa saya ambil aliran yang ini? Karena memang saya mampunya di sana.

Untuk membuat blog yang menghasilkan uang juga harus "bakar uang". Tidak mungkin kamu bisa menghasilkan uang yang besar hanya dengan modal gratisan. Jika pun bisa menghasilkan, tetap tidak akan sebesar orang yang mengeluarkan modal.

Sekedar kisi-kisi modal yang saya keluarkan untuk aktivitas ngeblog saya ini, dalam setahunnya cukup besar, namun tidak sebesar blogger lainnya sih. Untuk per tahunnya setidaknya saya mengeluarkan modal sekitar 6 jutaan. Mungkin bagi kamu yang pemula angka itu cukup bikin geleng-geleng. Tapi tentu saja hasilnya lebih besar dari itu lah yah. Kalau tidak ya tidak mungkin saya bertahan dengan aktivitas ngeblog saya ini.

Jika kamu pemula, mulailah dengan membuat 1 blog dulu. Untuk 1 blog ini modalnya tidak terlalu besar sih. Beli domain .COM yang lagi promo saja, biasanya sekitar 80 ribuan untuk tahun pertama. Untuk tahun kedua biasanya harganya 160 ribuan. Jika kamu ingin pakai platform Blogger, hosting gratis. Jika ingin pakai WordPress, maka tambah lagi modal 100 ribuan per tahun. Setahun untuk 1 blog, kamu bisa siapkan modal sekitar 200 ribu hingga 300 ribu. Saya rasa ini cukup terjangkau.

Lalu kamu isi blog kamu dengan curhatan. Mengapa curhatan? Karena curhatan adalah tulisan yang paling mudah ditulis. Untuk awal kali, kamu bisa mengasah feeling menulismu dengan menulis curhat. Setelah itu cobalah tulis artikel yang berhubungan dengan hobimu. Misal kamu hobi mantengin harga hp, ya tulis tentang review hp terbaru dan harganya.

Baca juga: Pentingnya Blogwalking untuk Blog Kamu

Jangan lupa buat juga akun media sosialnya, misal Facebook fanpage, Twitter, Instagram untuk blog kamu itu. Ini penting untuk branding dan tampil natural. Natural? Ya, natural. Dengan terhubungnya blog kamu dengan akun media sosial, blog mu akan dianggap natural oleh Google. Jangan sampai aktivitas ngeblogmu dianggap spamming oleh Google. Jika dianggap spamming, blog kamu bisa kena deindex.

Setelah itu apa lagi? Setelah itu terus menulislah hingga jumlah artikel di blog kamu mencapai 30 artikel. Jika jumlah artikel sudah 30 artikel, mulailah cari info bagaimana cara mendapatkan job review. Ada banyak cara di Google. Tapi yang paling cepat adalah dengan gabung ke grup Facebook yang membagikan info banyak job review. Bertemanlah dengan banyak blogger. Yang lebih tertargetnya lagi adalah dengan blogger-blogger yang sering ada sponsored post di blognya. Jangan malu untuk bertanya. Tapi tetap harus memperhatikan adab bertanya yah. Jangan mengira pertanyaanmu akan langsung dijawab, PDKT lah terlebih dahulu. Hehe. Karena semua orang akan merasa insecure jika langsung ditanya padahal belum kenal banget.

Baca juga: Cara Mendapatkan Job Review

Setelah kamu mendapat job review untuk pertama kalinya, biasanya kamu akan penasaran dan ketagihan untuk mendapatkan job review selanjutnya. Di dalam menghadapi klien job review, kamu juga akan diuji kesabaran dan kemampuan tawar menawarnya. Ada yang nyebelin, ada yang bayarnya lama, ada juga yang syaratnya kebanyakan padahal bayarnya murah.

Ada advertiser yang cuma bayar 150 ribu saja harus kirim invoice fisik dan tanda tangan surat perjanjian kerja sama yang harus tanda tangan di atas materai lalu dikirim ke kantornya. Ini sih biasanya saya skip. Terlalu ribet dan bayarannya ga sepadan. Jika memang menuntut seperti itu setidaknya bayarannya 500 ribu lah.

Ada lagi yang bayarnya 3 bulan setelahnya. Lama? Ya lama banget lah. Biasanya paling lama itu 1 bulan. Itu aja kadang saya sampai lupa, tiba-tiba ingat jika posisi ga ada duit sama sekali. Ada lagi yang ternyata penipu, ga bayar. Saya email ga dibales. Dan ternyata bukan hanya saya saja yang ditipu, tapi banyak blogger lainnya juga dia tipu. Ada blogger yang sempat dapat email balesan dari penipu ini, katanya dia pindah kerja. Lah? Pindah kerja ya pindah aja, lah masa invoice-nya ga diserahin ke finance perusahaannya. Tapi emang dari awal sudah aneh sih. Eh ternyata benar feeling-ku kalau dia ini emang niat nipu.

Pengalamannya kok pahit-pahit gitu? Hehe. Enggak sih. Banyak juga kok yang manis-manis. Kalau yang manis mah ga perlu saya ceritain. Sudah banyak yang nulis tentang pengalaman manis dari aktivitas ngeblognya.
Selengkapnya
6 Jan 2018

Rasanya Pertama Kali Menang Lomba Blog

6 Jan 2018  Iskandar Dzulkarnain  1 komentar
Sebenarnya ini sudah agak lama kejadiannya. Di penghujung akhir tahun 2017 ada kado yang cukup spesial untuk saya, yaitu menang lomba blog review Jagoan Hosting. Biasanya saya ga pernah menang lomba blog loh. Hehe. Tapi alhamdulillah kali ini bisa nyantol di Juara I.

Juara I (link-nya di sini)

Rasanya senang sekali lah. Apalagi hadiahnya lumayan, 500 ribu rupiah. Bisa buat beli kerupuk udang 12 kilo. Hehe. Tulisan saya yang menang lomba bisa kamu lihat di sini. Tulisannya lumayan panjang, sekitar 1.300 kata.

Kabarnya tahun 2018 ini Jagoan Hosting tiap bulannya juga ada lomba review #SobatJagoan juga. Cuma saya belum memastikan benar atau tidaknya. Atau untuk memastikan, kamu bisa langsung chat saja dengan Customer Service Jagoan Hosting dan tanya mengenai lomba review Jagoan Hosting yang diadakan setiap bulan. Lumayan loh, kamu punya kesempatan lebih besar karena lomba diadakan tiap bulan.

Itu saja update blog kali ini. Saya mau update blog yang lain dulu. Sampai jumpa di entri selanjutnya :)
Selengkapnya
8 Mei 2017

Semua Orang Bisa Menjadi Blogger, Tapi Tidak Semuanya Bisa Menghasilkan Uang

8 Mei 2017  Iskandar Dzulkarnain  13 komentar
Beberapa saat yang lalu saya sekilas membaca tulisan seseorang yang bercerita tentang kegaduhan yang membenturkan antara blogger dan wartawan. Yah, ini sih memang masalah sensitif karena sudah mencakup masalah lahan mencari uang. Buktinya hal ini bisa mencuat ke permukaan, tentu saja karena memang ada beberapa wartawan yang punya uneg-uneg fenomena menjamurnya blogger. Itu hal yang wajar, sesuatu yang berurusan dengan sesuap nasi kadang memang bikin ribut. Buktinya ya kita tahu sendiri soal taksi konvensional dengan yang online. Sampai terjadi tawuran kan. Cuma karena memang blogger ini kerjanya tidak di jalan, jadi tidak mungkin tawuran. Paling cuma sentil-sentilan lewat tulisan saja.


Memang menjadi wartawan itu lebih susah dari blogger. Oleh karena itu, saya lebih memilih untuk menjadi blogger saja. Haha. Mulai dari etika, harus menguasai ini dan itu. Sedangkan jadi blogger? Mudah. Cukup punya blog lalu menulislah dengan sesuka hati. Dengan seperti itu kamu akan menjadi blogger. Namun, untuk menjadi blogger yang bisa menghasilkan uang tentu saja tidak semudah itu. Ada beberapa hal yang harus dikuasai sesuai bidang yang digeluti.

Misal kamu ingin menjadi blogger traveler, ya harus suka jalan-jalan. Punya uang yang cukup banyak untuk membiayai perjalanan dan akomodasinya. Jika kamu ingin menjadi blogger kuliner, ya kamu harus suka makan dan tahu seluk beluk makanan. Atau jika kamu ingin menjadi blogger galau, ya tinggal nembak cewek cantik yang tidak mungkin menerimamu. Nanti kan juga galau dan bisa jadi tulisan. Dan kadang takdir pun tidak sejalan dengan yang diinginkan. Kadang sudah susah-susah mengeluarkan uang untuk modal menjadi blogger, eh tidak menghasilkan uang yang bisa menutup modal tadi. Malah kadang ada yang tidak menghasilkan uang sama sekali.

Jika wartawan menganggap blogger itu tidak tersertifikasi, itu memang benar. Namun, jika menganggap tidak terseleksi, itu kurang tepat. Selalu ada seleksi alam terhadap profesi apa pun. Bahkan jadi blogger itu berat, karena untuk menghasilkan uang dari profesi blogger ini memang tidak mudah. Ada yang bisa jamin kalau memutuskan jadi blogger lalu bisa menghasilkan uang? Tidak! Justru dari banyak blogger yang ada, hanya sebagian kecil yang bisa menghasilkan uang. Ingat, sebagian kecil! Dan orang yang bertahan dan mau terus belajarlah yang akan lulus seleksi alam ini.

Jadi jika mungkin ada wartawan yang mencibir blogger karena kerjaannya menurut dia ga pro atau ga etis, ya coba ditanyakan dulu. Jangan-jangan memang dia disuruh kerja seperti itu. Haha. Lah kayak saya ini apa coba kerjaannya? Ga jelas sama sekali. Blogger yang cuma bisa nulis acak-acakan, kasih backlink, lalu dibayar. Dan lebih anehnya, ada saja yang mau bayar saya.

Jika kamu merasa aneh atau tidak paham dengan cara kerja blogger itu sangat-sangat wajar. Bahkan dosen pembimbing skripsi saya yang bergelar doktor di bidang komputer pun juga bingung dengan pekerjaan saya. Kug bisa dengan cara begitu saya bisa hidup dan membiayai anak istri. Soal rejeki memang rahasia Ilahi. Asal yakin, kerja dikit, langsung dapat duit. Kalau tidak ditakdirkan dapat duit, gulung-gulung di jalan, banting tulang siang malam, juga tidak dapat duit. Beneran deh. Saya sudah merasakan kerja ngebut, eh duitnya seuprit.

Jadi memang tidak bisa dibenturkan antara wartawan dan blogger. Biarkan keduanya bekerja dengan gayanya masing-masing. Wartawan dan blogger ini ibarat laptop dan komputer rumahan. Sama-sama bisa dibuat kerja, tapi beda gayanya maupun mobilitasnya. Kalau laptop bisa nulis sambil ngopi di kafe atau warung kopi. Nah, kalau komputer rumahan masa mau dibawa semua? Kan tidak mungkin. Dan tentu saja jika dilihat dari performanya, komputer rumahan dengan spesifikasi yang sama dengan laptop, akan tetap menang komputer rumahan.

Itu sih sekilas tulisan saya mengenai fenomena blogger yang menjamur saat ini. Seperti khasnya blogger, tulisan saya ini mungkin jauh dari kaidah 5W+1H. Tapi di sanalah letak mengapa dinamakan blogger. Nulisnya suka-suka, lah wong medianya (blog) juga punya sendiri. Oh yah, FYI, karena saking ngetren-nya blogger ini, sampai-sampai anak dari teman bapakku yang sebelumnya wartawan kini banting setir jadi blogger loh.
Selengkapnya
18 Apr 2017

Drama Domain Authority Blog Iskael

18 Apr 2017  Iskandar Dzulkarnain  6 komentar
Beberapa hari yang lalu saya sempat membuat tulisan mengenai perjalanan skor domain authority blog Iskael ini yang anjlok ke angka 12. Mengapa bisa anjlok ke angka yang parah, padahal sebelumnya domain authority blog Iskael ini selalu di atas 20? Ya, beberapa penyebabnya adalah karena jarangnya saya blogwalking, terlalu banyak link ke luar, dan jarang update posting di blog.

Karena fenomena yang terjadi ini di blog saya, saya meminta ke istri saya agar jika dia blogwalking ke blog orang lain (teman-temannya) menyelipkan link www.iskael.com. Saya pun juga ikut meng-update artikel di blog ini sembari blogwalking di blog teman-teman lainnya. Alhasil, alhamdulillah setelah saya tunggu-tunggu MOZ akhirnya meng-update skor Domain Authority dan Iskael.com ini mendapat skor 22.


Senang sekali rasanya skor DA blog ini kembali di atas 20. Pasalnya jika DA di atas 20, maka kemungkinan mendapatkan job review atau placement content tinggi. Apalagi kebanyakan job review sekarang menggunakan patokan Domain Authority ini sejak tahun 2015 lalu setelah Google Page Rank hilang dari peredaran.

Awalnya saya mengira blog Iskael ini tahan banting dan skor DA-nya tidak akan turun dengan serangan job review yang masif. Namun, ternyata tumbang juga. Haha. Hal ini berawal dari saya lebih fokus cari uang dari kerja sambilan sebagai backlink builder di perusahaan SEO di Jakarta. Efeknya sudah gampang ditebak saya terlalu sibuk di pekerjaan sambilan itu sampai lupa menyirami backlink untuk blog-blog yang saya punya. Cukup banyak sih blog saya yang DA-nya drop gara-gara kesibukan ini.

Namun, semua memang ada waktunya. Saya akhirnya lepas dari pekerjaan sampingan tersebut karena mereka sedang fokus pada niche yang saya tidak mau mengerjakannya. Saya sempat curhat ke teman link builder yang sempat dikeluarkan terlebih dulu, kalau saya sudah tidak kerja lagi di sana. Dia bingung kenapa saya keluar. Akhirnya dia paham kalau saya kerja harus berdasarkan passion.

Dari kejadian itu, akhirnya saya punya banyak waktu untuk mengurusi blog saya lagi. Kemungkinan besar, blog Iskael dan blog-blog saya lainnya akan sering update. Tidak seperti 6 bulan yang lalu update isinya cuma job review. Hehe. Semoga saja waktu luang ini bisa menghasilkan hal-hal yang bermanfaat dan menghasilkan uang dari jalan yang lain. Amin.
Selengkapnya