24 Nov 2015

Mengapa Harus Pusing dengan Klout?

Beberapa hari ini dunia blog dihebohkan kembali dengan Klout. Sebenarnya Klout ini sudah ada sejak dulu. Saya mengenak Klout ini sejak tahun 2011 lalu. Saya masih ingat waktu itu saya sangat tidak peduli dengan Klout karena memang saya tidak tahu apa gunanya Klout. Mengapa banyak orang yang memusingkannya.

Klout adalah situs yang cukup bisa diperhitungkan di dunia blog. Apalagi untuk blogger yang berurusan dengan paid review. Klout ini menentukan seberapa terkenal seorang blogger di mata sosial. Klout ini menggunakan parameter Klout score, 1 hingga 100. Semakin tinggi skornya, maka semakin bagus. Untuk mendapatkan skor yang tinggi, kamu harus tergabung dan aktif di banyak media sosial. Tak hanya aktif sih, tapi kamu harus berpengaruh. Setidaknya ketika kamu membuat status atau tweet, langsung ada yang komentar atau retweet. Gampangnya begitu.

Banyak sekali blogger yang memusingkan Klout score ini. Padahal sebenarnya Klout tidak begitu dibutuhkan. Ada hal lain yang bisa dijual dari sebuah blog. Jika kamu seorang blogger dan belum pernah mendapatkan job review, saya sarankan perbaiki cara kamu ngeblog. Perhatikan tulisan kamu, apakah sudah baik atau tidak. Berapa jumlah artikel yang kamu tulis tiap bulan? Selain itu apakah kamu sudah rajin blogwalking, tentunya dengan cara blogwalking yang benar dan efektif?

Di luar sana, ada yang tidak mensyaratkan Klout score untuk mendapatkan job review. Kamu hanya perlu blog dengan domain berbayar. Setelah itu, perbagus blog-mu hingga Domain Authority (DA) minimal 20. Selain itu, ada perusahaan yang tidak melihat DA, tapi melihat Page Rank (PR). Jika blog kamu minimal PR 1, maka itu sudah cukup untuk menghasilkan uang dari blog milikmu. Jadi, mengapa harus pusing dengan Klout?

16 komentar:

  1. iya, aku jg pernah dpet job ripiu dan gak pakke da da gt dah..
    tp emang sih kalau punya da tinggi rasanya uwow gt
    tengkiu sharingnya

    BalasHapus
  2. klout scoreku dibawah rata-rata haha, pertanda keaktifanku di dunia social rendah dan gak bermanfaat :(

    BalasHapus
  3. Kok Klout jadi berhubungan dengan blog, John? Setahuku, Klout tuh cuma parameter untuk sosial media (Twitter) aja. Apa Klout sekarang juga ikut ngurusin blog?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada Hoed
      sekarang rata2 yang minta review, memperhatikan posisi blog tersebut di media sosial
      nah Klout kan bisa jadi patokan apakah blogger itu aktif membagikan review di blognya ke media sosial atau enggak

      Hapus
  4. hihihi... iya bener. Tapi memang ada ya perusahaan yg mau kerjasama dgn blogger karena melihat dari klout?

    BalasHapus
  5. Blm pernah ada tawaran job ripiw nanyain saya ttg klout meskipun klout cuma 63 masihhh gak ada yg nanyain wakakakakkakaka

    Thanks for sharing, Mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga belum pernah
      tapi ada loh yang nanyain klout score

      Hapus
  6. aku masa bodoh sama Klout hahaha

    BalasHapus
  7. malah saya tadinya gak ngeh ma klout, bertanya2 setelah teman2 pada ngributin klout di timeline...dan saya tetep cuek juga sih ehehe...yang penting update dan nulis sesuatu yg bermanfaat hihihi...

    BalasHapus
  8. aku juga jarang ngecek klout pak hehee

    BalasHapus

Populer Terbaru Komentar

Entri Terbaru

Komentar Terbaru

Creative Commons License
All contents by Iskael is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License.
Based on a work at Iskael.
Permissions beyond the scope of this license may be available at Iskael.
© 2013 Belajar Ngeblog bersama Iskael. All Right Reserved. Powered by Blogger. Iskael Template by Iskael. Submitted on TopBlogIndonesia