14 Okt 2018

Durasi Maksimal Bekerja di Depan Laptop Agar Mata Tetap Sehat

Di zaman yang serba digital ini, semakin sulit rasanya menghindari layar gadget. Semakin banyak kita temukan orang yang bekerja menggunakan laptop, tablet, bahkan smartphone. Tidak hanya digunakan untuk bekerja, berbagai jenis gadget tersebut digunakan juga untuk keperluan lain seperti membaca, menonton film, aktif di sosial media, dan hingga streaming musik. Banyaknya kegiatan yang kita lakukan di gadget membuat kita terpaksa menatap layar selama berjam-jam hingga puluhan jam setiap hari.


Terlalu sering menatap layar televisi, laptop, atau smartphone, akan membuat mata kita bermasalah (secara) perlahan namun pasti. Jadi jangan heran kalau hasil penelitian terbaru mengatakan bahwa, semakin jarang anak-anak muda lolos test kesehatan tanpa bantuan kacamata.

Untungnya, menurut Dr. Joshua Dunaief, seorang profesor ophthalmology di University of Pennsylvania Perelman School of Medicine, tidak ada bukti bahwa ketegangan mata setelah melihat layar selama berjam-jam dapat memberikan dampak kronis. Walau demikian, dampak jangka pendek seperti gejala sakit kepala, mata kering, mata lelah, hingga gangguan refraksi, bisa berdampak sangat buruk dalam jangka panjang.

Untuk menjaga kesehatan mata, berapakah durasi maksimal bekerja di depan laptop agar mata tetap sehat? Dan bagaimana apa tips-nya agar mata tetap sehat walaupun sering menatap smartphone?

Tip Sehat Menggunakan Laptop dan Smartphone

Menurut para ahli kesehatan, durasi maksimal menatap layar gadget sebaiknya tidak lebih dari 30 menit. Setelah 30 menit, kita diminta untuk menyelingi dengan melihat ke arah yang jauh (lebih dari 6 m) agar tidak mudah mengalami gangguan refraksi (yang menyebabkan mata minus).

Atau bisa juga setelah menatap layar selama 20 menit, istirahatkan mata selama 20 detik sambil melihat objek-objek yang berada di kejauhan.

Agar mata tidak mudah kering, sebaiknya sering-seringlah berkedip ketika bekerja dengan menggunakan laptop atau komputer. Semakin sering kamu berkedip, maka akan semakin baik. Usahakan berkedip minimal beberapa kali setelah menatap layar selama 20 detik.

Salah satu penyebab mata mudah lelah adalah karena mata dipaksa fokus menatap benda-benda berukuran kecil. Jika kamu aktif membaca di gadget, biasakan menggunakan font berukuran besar. Pilihlah setting-an font medium atau large agar mata lebih mudah saat membaca.

Kurangi kecerahan layar. Layar yang cerah membuat objek terlihat lebih jelas dan cerah. Tapi sayangnya, layar yang terlalu cerah akan membuat mata cepat lelah dan membuat kepala cepat pusing. Biasakan menggunakan automatic brightness agar kecerahan layar bisa menyesuaikan dengan kondisi lingkungan.

Baca juga: Cara Mematikan Fitur Auto Adjust Brightness Screen di MacBook

Tempatkan kepala sejauh mungkin dari layar. Semakin dekat jarak pandang kamu ke layar laptop, maka akan semakin cepat mata mengalami gangguan refraksi. Agar tidak mudah mengalami mata minus, biasakan menatap layar sejauh yang kamu bisa.

Agar kamu bisa menatap layar dari kejauhan, biasakan menggunakan font berukuran besar, seperti yang disarankan pada poin sebelumnya. Saran para ahli: gadget harus berada antara 30-40 cm dari mata. Dan sebaiknya diposisikan lebih rendah 15 derajat.

Jika kamu beraktivitas sehari-hari dengan menggunakan gadget, sebaiknya beristirahatlah beberapa menit setelah menggunakannya selama 2 jam. Istirahatkan mata kamu dengan cara: berdiri, menatap ke arah yang jauh, berjalan, membuat kopi, atau mengambil minuman atau makanan. Sebaliknya, hindari menatap televisi, smartphone atau layar lain setelah bekerja 2 jam dengan laptop.

Hindari menatap layar di tempat-tempat yang gelap. Agar mata tidak mudah lelah, pastikan layar tidak berada di sumber cahaya seperti jendela atau lampu yang berada di depan.

Itulah durasi maksimal dan tip agar mata tetap sehat saat menggunakan laptop dan smartphone. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagimu!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar