26 Mar 2015

Cara Menggemukan Badan Berawal dari Pencernaan

26 Mar 2015  Enny Law  2 komentar
Bagi Anda yang sedang mengalami kesulitan untuk menambah berat badan Anda, pada kesempatan ini akan dibahas mengenai cara menggemukan badan dengan tepat yang berawal dari pencernaan Anda. Selain dari pola makan yang harus ditambah dan juga tetap mengutamakan kesehatan Anda, menambah berat badan ini pun perlu didampingi oleh olahraga yang rutin dimana hal ini membantu Anda untuk tetap sehat karena Anda mendapatkan asupan makan yang bergizi dan juga aktivitas yang mengharuskan Anda melatih otot dan juga kerja jantung Anda.

Tentunya, Anda tidak menginginkan menjadi berisi namun tidak sehat yang hanya berisi gumpalan lemak dan daging saja. Dalam menambah berat badan ini, ada baiknya jika Anda memiliki tubuh berisi dan juga berotot. Hal tersebut bisa dikatakan penambahan berat badan yang berhasil akibat naiknya massa otot dan bukannya menambah lemak dalam tubuh. Maka dari itu, berikut tips menggemukan badan yang berawal dari pencernaan. Adapun langkah-langkahnya, yaitu:

  • Konsumsilah makanan yang kaya akan serat, hal ini membantu menjaga kondisi pencernaan Anda tetap sehat dan juga terjaganya berat tubuh yang Anda inginkan. Makanan kaya serat tersebut diantaranya bisa berasal dari buah, sayuran hijau dan juga kacang-kacangan.
  • Selalu barengi dengan olahraga, ingatlah bahwa olahraga bukan hanya untuk menurunkan berat badan saja tetapi bisa juga digunakan sebagai cara menggemukan badan yang efektif karena melatih otot-otot tubuh yang terdapat pada tubuh Anda.
  • Perbanyak konsumsi air putih, jangan lupakan untuk tetap konsumsi air 8 gelas dalam sehari. Hal ini membantu Anda tetap terhidrasi dan juga menjadi lebih sehat.
Selengkapnya
20 Mar 2015

Cara Mematikan Fitur Autoupdate di OS X Yosemite

20 Mar 2015  Iskandar Dzulkarnain  Beri komentar
Saya menulis ini setelah mengalami yang sedikit menjengkelkan dengan fitur autoupdate yang ada di OS X Yosemite. Sebenarnya fitur ini tidaklah menjengkelkan jika kamu menggunakan internet tanpa kuota. Dalam kasus saya, saya berlangganan paket internet berkuota. Dan kuota saya mendadak hampir habis karena update software yang menurut saya kurang penting.

Untuk tipe orang seperti saya, tidak semua software bawaan OS X sering saya gunakan. Contohnya saja iMovie, saya tidak menggunakannya. Jadi sangat mubazir jika saya harus rela kehilangan kuota internet hanya untuk software yang sangat jarang saya pakai. Dan ukuran update-nya lebih dari 1GB.

Berikut ini adalah cara mematikan fitur autoupdate tersebut.

Cara Mematikan Fitur Autoupdate

Untuk mematikan fitur autoupdate, masuklah pada "System Preferences" lalu klik "App Store".

App Store

Setelah itu, hilangkan semua tanda centang yang ada.

Hilangkan Centang

Selesai. Kini fitur itu telah nonaktif. Selamat menghemat kuota internet.
Selengkapnya
19 Mar 2015

Cara Membuat Widget Entri Terbaru di Blogger

19 Mar 2015  Iskandar Dzulkarnain  2 komentar
Di entri sebelumnya, saya telah membahas mengenai cara membuat widget related posts di Blogger. Entri kali ini adalah pengembangan dari entri sebelumnya tersebut, yaitu cara membuat widget entri terbaru di Blogger.

Ada kalanya sebuah blog ingin menampilkan bukan entri terkait, namun entri terbaru. Blog semacam ini biasanya blog berita. Saya membuat entri ini juga berdasarkan permintaan salah satu pengunjung blog ini.

Cara membuat widget entri terbaru di Blogger hampir sama dengan cara membuat widget related posts, hanya saja ditambah dengan beberapa parameter. Penasaran bagaimana caranya? Ikuti tutorial ini dengan seksama.

Cara Membuat Widget Entri Terbaru di Blogger

Sebelum kamu membaca lebih lanjut, saya sarankan untuk membaca entri sebelumnya di sini. Caranya hampir sama persis. Namun, untuk widget entri terbaru ditambah dengan parameter. Jika kamu sudah membaca entri tersebut, hal selanjutnya adalah tambahkanlah parameter ini sebelum "loading..." pada Edit HTML Blogger.

<!-- {
blog_url:'http://www.iskael.com'
,max_posts:4
,tags:[]
} -->


Setelah ditambahkan parameter tersebut, kode menjadi seperti ini.

<div class='related-posts-widget'>
&lt;!-- {
blog_url:'http://www.iskael.com'
,max_posts:4
,tags:[]
} --&gt;
loading...
</div>


Berikut ini adalah penjelasan parameter dalam kode tersebut.

  • "blog_url" digunakan untuk mengambil alamat blog kamu. Ganti "http://www.iskael.com" dengan alamat blog kamu.
  • "max_posts" digunakan untuk membatasi jumlah entri yang muncul pada widget tersebut.
  • "tags" digunakan mengisi kata kunci sesuai label Blogger. Jangan dihapus jika untuk widget entri terbaru, biarkan tetap "tags:[]".

Jika sudah selesai, maka akan tampil seperti ini (dengan menggunakan "blog_url" Iskael).

Widget Entri Terbaru

Bagaimana? Mudah bukan? Selamat mencoba :)
Selengkapnya
10 Mar 2015

Cara Membuat Widget Related Posts di Blogger

10 Mar 2015  Iskandar Dzulkarnain  3 komentar
Blogger Logo
Sudah lama sekali saya tidak membuat entri tentang tutorial Blogger. Kali ini saya membuat tutorial cara membuat widget related posts di Blogger. Tutorial ini adalah jawaban dari pertanyaan teman saya di grup Facebook Diskusi HTML Pemula. Dan baru saya jawab sebulan kemudian. Hal ini karena kesibukan saya di dunia nyata.

Mungkin beberapa dari kalian ada yang masih bingung apa itu widget related posts. Widget related posts adalah wigdet yang digunakan untuk memuat entri yang berhubungan dengan entri yang sedang dikunjungi berdasarkan label yang diberikan. Misalkan entri tersebut berlabel "curhat", maka widget tersebut akan memunculkan sejumlah entri yang terkait, yang berlabel curhat di blog kamu. Berikut ini adalah contoh nyata widget related posts di blog ini.

Related Posts
Related Posts

Cara Mudah Membuat Widget Related Posts

Widget dibuat berdasarkan JavaScript yang saya dapatkan dari orang lain. Saya sengaja menaruhnya di hosting saya agar bisa saya ubah/modifikasi sesuai kebutuhan. Jika kamu tertarik mengubahnya, bisa kamu unduh terlebih dahulu, modifikasi, lalu unggah ke hosting milikmu. Jika tidak mau mengubah, bisa langsung pasang sesuai alamat JavaScript-nya. Alamat JavaScript-nya saya letakkan di http://intikali.org/js/rel-post.js. Jika kamu ingin menaruhnya di template Blogger kamu, letakkan di bagian "post-footer" kode berikut ini.

<script src='http://intikali.org/js/rel-post.js' type='text/javascript'/>
<div class='related-posts-widget'>
loading...
</div>


Terserah, kamu bisa meletakkannya sebelum atau setelah "post-footer", tergantung kebutuhanmu.

Di Mana Letak "Post-footer"?

Jika kamu masih awam dalam dunia template Blogger, untuk mengetahui letak "post-footer" ikuti langkah-langkah berikut ini.

Pertama, masuklah dasbor Blogger kamu. Setelah itu klik "Template". Lalu pilih "Edit HTML". Setelah itu klik kursor pada tempat kode-kode itu, kemudian tekan "Ctrl. F" untuk melakukan pencarian. Masukkan kata kunci "post-footer" hingga muncul seperti gambar di bawah ini.

Mencari "post-footer"

Letakkan kode widget di atas kode tersebut. Coba beberapa kali hingga kamu mendapatkan posisi yang pas. Banyak sekali "post-footer" yang ada di sebuah template Blogger. Setiap template Blogger memiliki susunan kode yang berbeda. Silakan bereksperimen sendiri dengan template milikmu.

Menghias Widget Related Posts dengan CSS

Jika sudah muncul widget-nya, selanjutnya adalah menghiasnya dengan CSS. Di kode sebelumnya related posts mempunyai class="related-posts-widget", oleh karena itu untuk menghiasnya menggunakan selektor ".related-posts-widget". Berikut ini adalah CSS yang saya gunakan untuk menghias widget tersebut.

.related-posts-widget {
width: 100%;
}

.related-posts-widget li, .related-posts-widget img, .related-posts-widget a {
float:left;}

.related-posts-widget li {
background: #FFF;
border: 1px solid #ddd;
margin-bottom: -1px;
padding: 10px;
width: 279px;
margin-right: -1px;
}

.related-posts-widget li:nth-child(even) {
width: 278px;
}

.related-posts-widget h2 {
font-size: 14px;
margin: 20px 0px;
font-weight: normal;
}

.related-posts-widget img {
margin-right:10px;
}


Kamu bisa mengubahnya sesuai yang kamu butuhkan. Sesuainya dengan warna yang kamu gunakan untuk blog kamu. Bagaimana? Mudah, 'kan? Selamat mencoba :)
Selengkapnya
9 Mar 2015

Mengenal WordPress Self-hosted Lebih Mudah

9 Mar 2015  Iskandar Dzulkarnain  4 komentar
Artikel ini sebenarnya saya buat berdasarkan pertanyaan yang diajukan teman saya, salah satu pengunjung blog ini, yang bertanya melalui e-mail mengenai WordPress Self-hosted.

Sebenarnya jika kamu mencarinya informasi di Google, kamu akan menemukan banyak artikel yang menjelaskan tentang ini. Lantas apa bedanya dengan artikel ini? Saya ingin menjelaskannya dengan bahasa yang lebih mudah dipahami oleh orang awam, itu saja.

Apa Itu WordPress Self-hosted?

Harusnya secara kaidah yang benar adalah Self-hosted WordPress, karena sifat lebih dulu disebut sebelum yang disifati. Hanya saja karena diserap dengan serampangan, akhirnya lebih banyak disebut dengan WordPress Self-hosted. Selanjutnya, kita sebut dengan WP Self-hosted, untuk mempermudah saya mengetik.

Secara makna, WP Self-hosted adalah membuat website berbasis WordPress dengan hosting milik sendiri (yang dibeli dari orang lain). Memangnya ada yang bukan milik sendiri? Ada.

WordPress adalah Content Management System (CMS) yang bisa diunduh secara gratis dan digunakan untuk website kita. Biasanya orang awam, gampangnya, menyebut WordPress yang bisa diunduh ini dengan sebutan WP.org. Sedangkan, WordPress yang berhosting di WordPress.com dengan subdomain *.wordpress.com disebut dengan WP.com. Itu sih yang biasa aku gunakan jika ngobrol dengan temanku dulu. Kalau sekarang, aku menyebut WP, maksudnya ya WP Self-hosted.

Kug ada WP yang sudah tidak bersubdomain *wordpress.com, tapi berhosting di WP.com? Jelas ada. Karena memang WordPress.com menjual paket domain dan hosting juga. Jadi kamu bisa membelinya di WordPress.com dengan harga yang menurutku relatif murah jika dibandingkan dengan beli domain dan hosting sendiri. Sayangnya, kamu tidak leluasa memasang plugin atau mengotak-atik tema sesuai keinginanmu. Nah, itulah yang membuat saya agak gerah. Karena memang saya suka banget otak-atik tema.

Saya Pengen Bikin WP Self-hosted, Apa Yang Harus Saya Siapkan?

Yang pertama adalah uang. Karena memang untuk membangun blog berbasis WordPress Self-hosted tidaklah gratis. Kamu harus mempunyai domain dan hosting sendiri. Dan untuk punya itu semua, harus bayar.

Jika kamu hobi menulis saja tanpa gambar, hosting dengan storage 300MB-an saya rasa sudah cukup. Namun, jika kamu suka memasukkan gambar dalam tulisanmu, saya sarankan 1GB. Namun, untuk memulai belilah yang kecil dulu, paket 500MB. Untuk masalah domain, sangat beragam harganya. Tergantung Top Level Domain-nya pakai dot apa.

Pengalaman saya dengan uang kurang dari 500 ribu sudah bisa membangun blog dengan WP Self-hosted. Banyak sekali penjual domain dan hosting di dunia ini. Hanya saja, saya lebih suka membeli penjual dari Indonesia. Salah satu pertimbangannya adalah metode pembayarannya gampang, melalui transfer bank. Jika membeli di luar negeri agak susah karena saya tidak punya kartu kredit.

Jika kamu sudah siap semua, selanjutnya adalah memasang WordPress di hosting kamu. Caranya? Googling saja, banyak yang menulis tutorial tentang itu. Kalau masih bingung atau malas menginstal sendiri, bisa minta bantuan saya. Bayarannya? Seikhlasnya saja, hehe. Karena memang menginstal WordPress ini gampang-gampang susah. Waktu pertama kali saya bikin blog WordPress ya susah. Namun, karena keseringan menginstal WordPress, akhirnya hafal.

Penjual Domain dan Hosting Pilihan Saya

Setiap orang pasti punya pilihan yang berbeda. Saya biasanya beli domain dan hosting di dua tempat. Pertama, di FCTSolution.net karena memang saya kenal dengan yang jual. Penjualnya adalah senior di Lab saya. Kedua, saya beli di IDwebhost.com karena saya pertama kali beli di sana, saya dapat rekomendasi dari teman saya waktu bikin blog bareng.

Pelayanannya bagaimana? Kalau di FCTSolution.net pelayanannya cepat. Kalau ada error, saya tinggal chat di Facebook dengan yang jual. Kalau di IDwebhost.com kadang responnya lama, jadi harus sabar. Tapi ada satu hal yang saya suka dari IDwebhost.com. Apa itu? Harga domainnya relatif lebih murah dari lainnya. Kan lumayan buat saya yang punya banyak domain, bisa hemat sekian persen pengeluaran. Kalau hosting dan satu domain (intikali.org) saya masih menggunakan FCTSolution.net.

Ada Hal Lain Yang Penting?

Ada beberapa hal penting lainnya dengan memilih membangung blog berbasis WordPress di hosting sendiri. Salah satunya adalah masalah storage dan bandwith. Untuk blog yang kebanyakan mengunggah foto di artikelnya, storage menjadi masalah jika membeli paket dengan storage relatif kecil. Tak hanya itu, bandwith juga menjadi masalah ketika blog kamu dikunjungi banyak orang. Jika bandwith habis, maka penyedia layanan hosting akan membuat blog-mu tidak dapat diakses (down).

Selain itu, yang lumayan krusial adalah keamanan. Karena hosting sendiri, maka kamu bertanggung jawab penuh terhadap keamanannya. Usahakan menggunakan installer WordPress terbaru agar tidak mudah di-hack. Selain itu, biasanya blog kebobolan melalui plugin yang terpasang di blog kamu. Hindari memasang plugin dari sumber yang kurang terpercaya. Dari sumber terpercaya pun juga harus hati-hati, karena kadang ada celah untuk di-hack. Usahakan melakukan backup berkala untuk menanggulangi kehilangan data yang fatal.

Berdasarkan pengalaman saya, jangan gunakan username “admin”. Blog WordPress dummie saya pernah kena bobol orang gara-gara saya menggunakan username “admin”. Gunakan username yang lebih variatif.

Dan hal penting lainnya adalah jangan berhenti untuk belajar dan belajar. Mungkin banyak hal baru yang akan kamu hadapi dalam memelihara blog WP Self-hosted. Gunakan Google untuk mencari informasi, itu cara cepatnya. Jika masih belum paham, tanyakan kepada kenalan kamu. Sepertinya sudah cukup panjang saya menjelaskan, jika ada pertanyaan kamu bisa komentar di bawah ini.
Selengkapnya
Populer Terbaru Komentar

Entri Terbaru

Komentar Terbaru

Creative Commons License
All contents by Iskael is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License.
Based on a work at Iskael.
Permissions beyond the scope of this license may be available at Iskael.
© 2013 Belajar Ngeblog bersama Iskael. All Right Reserved. Powered by Blogger. Iskael Template by Iskael. Submitted on TopBlogIndonesia