12 Mar 2018

Cara Menciptakan Keluarga yang Harmonis

Setiap orang di dunia ini secara lahiriah ingin memiliki keluarga yang harmonis. Kamu masih ingat ‘kan saat kecil dulu, kamu sangat menginginkan keluargamu, terutama ayah dan ibumu selalu baik-baik saja hubungannya. Menciptakan keluarga yang harmonis tidaklah mudah. Kamu bisa lihat sendiri bagaimana cukup banyaknya keluarga yang berakhir berantakan, suami istri bercerai dan anaknya tidak jelas nasibnya bagaimana.


Untuk itu, ada beberapa tips cara menciptakan keluarga yang harmonis yang harus kamu tahu. Kamu perlu tahu, karena suatu saat kamu pasti menjalin hubungan keluarga dengan orang lain. Sebelum menjalin hubungan ini wajib kamu tahu mengenai ilmu bagaimana menciptakan keluarga yang harmonis. Apa saja tips tersebut? Berikut ini ulasannya.

Pahami Hak dan Kewajiban Masing-masing

Kebanyakan pasangan yang baru saja menikah atau mungkin sudah lama menikah adalah kurang memahami apa saja hak-hak dan kewajiban masing-masing. Mengetahu hak dan kewajiban masing-masing ini sangat membantu kita untuk memahami pasangan kita.

Biasanya kebanyakan orang lebih fokus pada menuntut hak daripada menunaikan kewajiban. Jika setiap pasangan menuntut hak tanpa menunaikan kewajiban, maka yang terjadi adalah percekcokan. Untuk itu, lakukan dulu kewajiban masing-masing, lalu baru meminta hak. Atau paling mudahnya adalah ketika setiap orang melaksanakan kewajibannya, maka hak pasangannya otomatis tertunaikan.

Misal yang paling mudah adalah kewajiban suami mencari nafkah, sedangkan istri tidak wajib mencari nafkah. Ini harus benar-benar dipahami oleh seorang suami. Di sisi lain istri juga harus paham di alam bawah sadar bahwa istri berkewajiban memenuhi kebutuhan seksual suaminya dan menjaga agar perut suaminya tetap kenyang. Ini harus dipahami betul. Karena kita banyak sekali melihat fenomena banyak istri yang tidak memahami bahwa pemenuhan kebutuhan biologis suaminya ini sebagai hal kewajiban. Maka tidak aneh jika sang suami kurang merasa nyaman, karena di rumah dia merasa tidak disenangkan. Akibatnya adalah si suami malah mencari pelampiasan di luar rumah.

Pahami Bahwa Pasanganmu Bukanlah Malaikat atau Bidadari

Mungkin ketika kamu kenal pasanganmu pertama kali terlihat begitu sempurna. Setelah menikah malah terlihat banyak kekurangan. Itu adalah hal yang wajar karena ketika pertama kali pertemu kamu belum mengetahui banyak hal negatif tentangnya. Namun, karena sudah menikah, maka kamu akan tahu 24 jam apapun tentang dirinya.

Sangat penting memahami pasangan kita bukanlah malaikat ataupun bidadari. Setiap orang tidak mungkin 100% sempurna. Pasti punya kelebihan dan pasti juga punya kekurangan. Sayangnya ketika sudah menjadi suami istri, banyak orang terlalu fokus dengan satu kekurangan pasangannya dan melupakan kebaikan lainnya yang jauh lebih banyak jumlahnya.

Dengan memahami bahwa pasangan kita tidak sempurna, maka akan lebih mudah untuk menerima kekurangan pasangan kita. Itulah dua cara menciptakan keluarga yang harmonis. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar