20 Jan 2016

WhatsApp Sekarang Gratis Selamanya

Pagi ini saya mendapat notifikasi di WhatsApp ponsel Android saya. Notifikasi tersebut menyebutkan bahwa service expiration date-nya berubah menjadi Lifetime. Jika sebelumnya tiap tahun kamu harus membayar $1, kini kamu bisa menggunakan WhatsApp gratis selamanya.


Sebenarnya ini sudah saya ketahui dari kemarin hari dari informasi Radio Surabaya. Hanya saja saya tidak begitu mengindahkannya. Namun, pagi ini saya benar-benar yakin dari notifikasi yang saya dapatkan dan saya mengecek sendiri di payment info aplikasi WhatsApp milik saya.

Jika kamu memikirkan mengapa WhatsApp ini tidak menjual iklan bahkan sekarang digratiskan, dan dari mana mereka mendapatkan uang? Tentu saja banyak cara untuk mendapatkan uang dari sebuah aplikasi. Untuk sekelas WhatsApp, mereka mendapatkan uang dari menjual data yang diinputkan oleh penggunanya. Oh yah? Pasti kamu terkejut. Mungkin kamu berpikir mana mungkin data bisa dijual. Tentu saja sangat bisa. Apalagi WhatsApp mempunyai banyak sekali data penggunanya.

Harga untuk sebuah big data ini bisa mencapai puluhan milyar dollar. Jangan terkejut, Facebook sebelumnya juga melakukan hal yang sama. Jika kamu masih belum paham bagaimana cara kerjanya, saya akan memberikan ilustrasinya padamu.

Jika kamu menggunakan Facebook, kamu akan melihat iklan di News Feed milikmu yang sesuai dengan apa yang kamu sukai dan pernah kamu cari di browser kamu. Misal saja, sebelumnya saya mencari sepatu untuk laki-laki, maka tidak lama kemudian akan muncul iklan sepatu di Facebook milikmu. Alat periklanan Facebook sudah sangat canggih. Bahkan kamu jika kamu sebagai pemasang Facebook kamu bisa menentukan target iklan kamu akan muncul di pengguna umur berapa, ketertarikannya ke mana, dan banyak lagi variabel lainnya. Jadi iklanmu akan benar-benar muncul di pengguna yang tepat dengan kriteriamu. Dan asal kamu tahu, biaya iklan untuk sehari di Facebook adalah 11 ribu. Bayangkan berapa jumlah pengiklan di Facebook. Begitulah cara Facebook menghasilkan uang. Belum lagi pendapatan Facebook dari bidang lainnya.

Begitulah cara mereka menghasilkan uang. Dan biasanya perusahaan sebesar WhatsApp ini mendapatakan penghasilan dari investor. Apalagi jika sahamnya sudah dijual di pihak luar dan nilai sahamnya terus naik karena semakin banyak penggunanya. Dan asal kamu tahu, ketika WhatsApp ini menggratiskan layanannya tentu saja banyak penggunanya yang senang dan memberikan respon positif. Tahukah kamu ketika banyak respon positif dari pengguna, secara otomatis nilai saham WhatsApp akan naik di pasar. Begitulah cara kerjanya. Terkadang memang menghasilkan uang itu tidak harus dengan cara beriklan.

11 komentar:

  1. Mungkin suatu saat WA bakalan mirip BBM, ada sisipan iklan :D Atau mungkin in-app purchase

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, mungkin saja
      tapi kayaknya kalo iklan enggak deh :D
      paling jualan emoticon kayak line

      Hapus
  2. waaahhh baru tau hehe pas dicek iya bener ternyata.

    BalasHapus
  3. Iya bener, barusan aku juga dapet notif lifetime dari WA. keren banget ini om Mark, setelah FB sukses sekarang merambah ke social chat juga.

    BalasHapus
  4. Saya masih belum mudeng sama sistem iklan di media online semacam ini :(

    BalasHapus
  5. Ooo...aku belum ngecek. Jadi penasaran. Cek ah.

    BalasHapus
  6. app chat palig enak bagi sy penggung symbian os. Hehe. Mksih infonya

    BalasHapus

Populer Terbaru Komentar

Entri Terbaru

Komentar Terbaru

Creative Commons License
All contents by Iskael is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License.
Based on a work at Iskael.
Permissions beyond the scope of this license may be available at Iskael.
© 2013 Belajar Ngeblog bersama Iskael. All Right Reserved. Powered by Blogger. Iskael Template by Iskael. Submitted on TopBlogIndonesia