30 Okt 2013

Cara Membuat Custom URL Profil Google+

Seperti halnya Facebook, sekarang Google+ menambahkan fitur custom URL untuk profil Google+. Dengan custom URL ini kamu akan lebih mudah melakukan navigasi dan menghapal URL Google+ kamu daripada harus berhadapan dengan sederet angka yang acak.

Sebenarnya dari dulu saya juga berharap Google+ juga memiliki fitur custom URL layaknya Facebook. Sampai-sampai dulu karena ingin custom URL, saya menggunakan layanan gplus.to untuk memendekkan URL. Konyol memang, tapi itulah faktanya. Sepertinya Google+ mulai berbenah untuk melawan Facebook.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus kamu lakukan jika kamu ingin membuat custom URL Profil Google+ kamu.

Langkah Membuat Custom URL Profil Google+

Untuk membuat custom URL Profil Google+, kamu cek saja akun Gmail-mu. Biasanya ada email notifikasi ini. Lalu klik Get URL untuk mendapatkan kejutan selanjutkan dari Google+.


Setelah itu kamu akan digiring ke akun Google+ kamu. Jangan klik Get URL (warna biru) terlebih dahulu. Namun jika kamu menyetujui URL yang disarankan oleh Google+, silakan klik Get URL tersebut.



Biasanya kamu kurang setuju dengan saran URL yang diberikan oleh Google+. Kamu bisa mengeklik Request a different one untuk memakai URL lainnya. Lalu masukkan URL yang kamu inginkan.


Setelah itu pilihlah alasan kenapa kamu memilih URL tersebut.


Kemudian klik Request URL untuk meneruskan ke langkah berikutnya.


Kemudian kamu akan menjumpai seperti gambar di atas, klik Request +namakamu untuk meneruskan.


Setelah itu selesai. Kamu tinggal menunggu URL yang kamu minta disetujui oleh Google+. Selamat mencoba :)

6 komentar:

  1. tadi mau coba +ario tapi ga boleh pendek

    jadilah aku pakai +arioantoko

    BalasHapus
  2. Sori, ini oot.

    John, bahas custom domain dong. Bukan soal caranya, tapi hal-hal yang berkaitan dengan itu. Misalnya, (1) apakah Google bisa menonaktifkan custom domain yang menggunakan engine Blogspot, (2) bagusan mana custom domain dengan engine Blogspot atau Wordpress, (3) jika kita menggunakan suatu perusahaan untuk menyewa suatu nama domain, kemudian di suatu hari perusahaan itu bangkrut atau tutup, bagaimana nasib nama domain kita, dan kemana harus mengurus perpanjangannya, (4-10) dan lain-lain.

    Topik-topik itu kayaknya belum ada yang bahas, soalnya dari kemarin aku googling gak nemu-nemu, heuheuheu. Padahal aku lagi pengin belajar soal itu. Thanks.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe, gitu yah :D
      ya nanti kalo sempat nulis, akan aku bahas
      itu pembahasan yang rumit emang
      butuh banyak waktu untuk menulis topik itu :)

      Hapus
  3. ok gan makasih, tapi kuk pny sy blm ad email notifikasi knp Y, ap prlu nggu wkt dulu...

    BalasHapus

Populer Terbaru Komentar

Entri Terbaru

Komentar Terbaru

Creative Commons License
All contents by Iskael is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License.
Based on a work at Iskael.
Permissions beyond the scope of this license may be available at Iskael.
© 2013 Belajar Ngeblog bersama Iskael. All Right Reserved. Powered by Blogger. Iskael Template by Iskael. Submitted on TopBlogIndonesia