26 Nov 2017

Opera 49.0 Browser Keren dengan Free VPN dan Fitur Baru Lainnya

Kemarin, saya tergugah untuk iseng mencari beberapa browser yang ada saat ini selain Mozilla Firefox, Google Chrome, Opera dan browser bawaan OS masing-masing seperti Safari dan Edge. Ternyata cukup banyak browser asing yang tidak saya ketahui, seperti Sleipnir, Maxthon, Epic Browser, SeaMonkey dan sebagainya. Mungkin kamu juga tahunya browser yang saya sebutkan tadi bukan?

Nah, setelah mencoba beberapa browser yang asing tersebut, saya menemukan hal yang menarik dari Opera. Ya, Opera yang sekarang tidak sama dengan Opera versi sebelumnya yang terakhir saya instal beberapa tahun yang lalu. Banyak perubahan yang signifikan dan membuat saya suka dengan Opera 49.0 ini karena fitur bawaan yang memukau.


Beberapa fitur yang saya suka dari Opera versi 49.0 ini, antara lain adalah Free VPN yang disediakan langsung oleh pihak Opera, tampilan User Interface (UI) yang menurut saya unik dan tidak dimiliki browser lainnya, serta fitur-fitur lainnya. Berikut ini penjelasan rincinya.


Free VPN

Di zaman ini banyak sekali website-website yang diblokir oleh pemerintah. Hal ini memang ada tujuan baiknya. Saya tidak memungkiri dengan banyaknya pemblokiran itu, setidaknya orang yang awam akan terhindar dari konten pornografi. Saya masih ingat di awal-awal gencarnya internet di Indonesia sekitar tahun 2007 lalu, banyak sekali orang awam yang dengan mudah mengakses website-website berbau pornografi dengan mudah. Nah, ini kan gawat kalau misalkan anak kecil yang mengaksesnya.

Namun di sisi lain, ada beberapa website yang tidak berbahaya namun terkena blokir juga. Seperti Reddit dan Vimeo, entah apa alasannya bisa ikutan diblokir. Padahal jika dilihat Vimeo tidak ada bedanya dengan YouTube. Nah, untuk mengakses ini, saya biasanya menggunakan VPN. Kalau di Firefox dan Chrome saya menggunakan ZenMate. Nah, ini di Opera sudah ada dalam bawaan fitur Free VPN.

Free VPN di Opera 49.0

Saya sudah mencoba menggunakan fitur Free VPN Opera 49.0 ini dan hasilnya lebih memuaskan daripada ZenMate versi gratis. Mengapa begitu? Karena kamu bisa memilih "Optimal location" yang bisa memberikanmu lokasi virtual yang menyediakan sambungan paling cepat.

Block Ads

Di Opera 49.0 ini sangat menyenagkan penggunanya. Ada fitur Block Ads bawaan yang bisa secara otomatis menghalang iklan yang menyebalkan muncul. Namun saya sendiri sengaja menonaktifkan Block Ads ini dan menggantinya dengan AdBlock Plus.

Pengaturan Block Ads Opera

Alasannya tentu karena saya punya daftar blokir iklan versi saya sendiri. Selain itu saya lebih familiar dengan AdBlock Plus dan lebih mudah memblokir iklan. Sedangkan Block Ads, saya masih awam. Asal kamu tahu, jika kamu mengaktifkan Block Ads maka AdBlock Plus yang kamu pasang tidak akan berjalan dengan baik. Jadi, kamu harus pilih salah satu yang aktif.

Opera Sidebar

Sidebar di browser sebenarnya bukanlah hal yang baru. SeaMonkey Browser juga lebih dulu menerapkan sidebar di tampilan UI-nya. Safari juga punya sidebar. Namun, Opera ini memberikan kesan yang berbeda di Opera Sidebar.

Messenger di Opera Sidebar

Ada beberapa aplikasi populer yang bisa dipasang di Opera Sidebar ini. Secara bawaan akan menampilkan Facebook Messenger dan WhatsApp Web. Tapi dengan melakukan kustomisasi, kamu juga bisa menambhkan Telegram dan VK.

Tak hanya itu, kamu juga bisa melakukan banyak kustomisasi lainnya di Opera Sidebar ini. Semua itu tergantung selera. Ada dua cara untuk melakukan kustomisasi Opera Sidebar. Yang pertama adalah lewat Preferences. Sedangkan cara kedua adalah langsung dengan cara klik kanan di area Opera Sidebar.

Cara Pertama

Cara Kedua

Bagi saya sendiri sih, yang paling mudah dan lebih cepat adalah cara kedua. Saya kira kamu juga berpendapat begitu.

Dark Theme

Sepertinya sebagian besar browser sudah menyediakan dark theme. Ini adalah hal yang wajar karena kebanyakan web developer suka sekali bekerja di tema gelap. Bahkan saya sendiri mengatur code editor saya (Atom dan Sublime Text) menggunakan tema gelap. Namun untuk browser saya lebih suka menggunakan tema terang.

Dark Theme

Nah, di Opera 49.0 ini kamu juga bisa menemukan dark theme. Apalagi jika OS kamu diatur dalam mode tema gelap, tentu sangat cocok.

Battery Saver

Karena banyaknya browser yang boros baterai, Opera pun sepertinya perhatian dengan masalah yang satu ini. Saya tidak tahu bagaimana cara Opera ini menghemat baterai. Sejauh ini saya juga belum mengetes dan membandingkan secara langsung dengan browser populer lainnya.

Mengaktifkan Battery Saver

Klaim dari Opera

Jika kamu penasaran, kamu bisa membandingkannya sendiri.

Sebenarnya masih banyak fitur lainnya yang bisa kamu cari sendiri di Opera 49.0 ini. Adapun yang saya ulas di atas adalah fitur-fitur yang menurut saya penting dan menjadi nilai lebih daripada browser populer lainnya. Untuk kamu yang tertarik dengan Opera 49.0 ini, kamu bisa mengunduhnya di sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar