12 Nov 2015

Gejala Tipes Menurut Fase-Fasenya

Beragam penyakit mematikan bisa berawal dari gaya hidup yang tak sehat, seperti misalnya konsumsi makanan sembarangan hingga kebiasaan buruk tak cuci tangan sebelum makan. Perlu diketahui bahwa ternyata bakteri penyebab penyakit sebenarnya berada di lingkungan sekitar, karena memang dalam ukuran kecil, jadi tak akan bisa terlihat oleh mata telanjang. Penyakit tipes merupakan satu dari sekian jenis penyakit yang disebabkan karena bakteri, umumnya sangat rentan menyerang siapa saja dengan gaya hidup kurang bersih, gejala tipes umumnya berupa demam, namun lama kelamaan mempengaruhi kinerja organ dalam tubuh.

Gejala penyakit tipes dibagi atas beberapa fase yang wajib untuk Anda ketahui sebagai langkah penanganan atau pengobatan, diantaranya adalah:

Gejala minggu pertama

  • Pada minggu pertama tubuh akan mengalami demam yang cukup tinggi, kisarannya adalah 39-40 derajat, memang benar jika penderita akan merasa kedinginan, namun suhu tubuh sebenarnya sangatlah tinggi.
  • Sakit kepala juga akan menyertai kenaikan suhu tersebut, sakit kepala terjadi pada bagian belakang dan sangat mencengkram.
  • Rasa lemah dan tak kuat beraktivitas, tak hanya pada anak-anak, orang dewasa umumnya juga akan mengalami hal ini jika terserang tipes.
  • Nafsu makan hilang, nafsu makan semakin lama akan semakin berkurang, bahkan hilang sama sekali.
  • Sakit perut, pada orang dewasa akan menyebabkannya sembelit, namun anak-anak justru sebaliknya karena gejalanya justru kepada diare.

Gejala minggu kedua

  • Pada minggu ini demam tetap
  • Perut menjadi kembung atau membesar
  • Diare maupun sembelit akan semakin parah
  • Berat badan turun

Gejala minggu ketiga

  • Tidur menjadi tak nyenyak dan sering kali mengigau
  • Komplikasi mulai dirasakan

Fase-fase yang sudah terjadi hingga minggu ketiga jika tak segera diobati maka akan semakin parah. Gejala tipes ini akan merujuk pada penyakit yang lebih berbahaya, umumnya organ semacam usus halus dan hati akan mengalami kerusakan, apalagi pada anak-anak. Jadi sangat diperlukan pengetahuan dasar agar pengobatan bisa berjalan dengan optimal.

1 komentar:

  1. Tifus ini, jika saya melihat pada pasien-pasien yang pernah saya rawat, sepertimya adalah penderitaan besar buat pasiennya. Sakit perut yang mereka alami sangat mengganggu; sehingga membuat mereka sulit tidur. Padahal ketika terjaga pun mereka sangat sulit beristirahat karena demamnya memang membuat kepala pusing. Pemdek kata, tifus itu istirahat segan, terjaga pun tak mau.

    Menurut saya pribadi, jika mendengar teman sakit tifus, biarkan mereka istirahat dengan tenang tanpa diajak ngobrol. Kalau pun mau menjenguk, lebih baik membawakan oleh-oleh berupa buku yang ringam daripada membawakan makanan. Karena mereka juga tidak akan bisa memakan makanannya.

    BalasHapus

Populer Terbaru Komentar

Entri Terbaru

Komentar Terbaru

Creative Commons License
All contents by Iskael is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License.
Based on a work at Iskael.
Permissions beyond the scope of this license may be available at Iskael.
© 2013 Belajar Ngeblog bersama Iskael. All Right Reserved. Powered by Blogger. Iskael Template by Iskael. Submitted on TopBlogIndonesia